Penyerahan DIPA Lebih Awal Guna Pemulihan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat

CILACAP – Dana DIPA tahun 2022 harus dapat digunakan sebaik-baiknya dan jaga amanah dalam mengelola keuangan negara, sehingga dapat memberikan manfaat yang besar untuk pertumbuhan ekonomi,  regional dan kesejahteraan masyarakat Cilacap.

Hal tersebut disampaikan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam acara Penyerahan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) dan Penandatanganan Pakta Integritas Tahun Anggaran 2022 di Ruang Gadri Pendopo Wijayakusuma Cakti, Selasa (14/12/2021).

“Kepada para kuasa pengguna anggaran baik pada OPD Provinsi Kabupaten Kota maupun instansi vertikal Kementrian Lembaga, saya selaku Wakil pemerintah Pusat di daerah, berpesan agar  benar – benar menggunakan dana DIPA tahun 2022 dengan sebaik  baiknya. Lakukan percepatan belanja sejak DIPA di berikan, proses pengadaan barang dan jasa juga sudah bisa di mulai sebelum tahun anggaran 2022,” kata Bupati.

Alokasi dana APBN tahun 2022 yang dikucurkan oleh Kabupaten Cilacap total Rp 2,99 triliun naik sebesar 2% dibandingkan tahun 2021. Ini dibagi untuk alokasi belanja kementerian/lembaga sebesar Rp 666 milyar turun 13% dari tahun 2021 dan alokasi dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa sebesar Rp 2,32 triliun naik 7%.

“Saya juga berpesan agar penggunaan Dana Desa harus dioptimalkan guna mendukung pemulihan ekonomi  dan percepatan penanganan kemisikinan di Kabupaten Cilacap. Selain itu, Program BLT Desa dan program lainnya tetap dilanjutkan untuk meningkatkan kesejahteraan,” jelas Bupati.

Plt Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Cilacap Anto Widiyatno mengatakan, bahwa pihaknya sudah melakukan pedoman langkah – langkah strategis dalam menyongsong tahun anggaran 2022.

“Salah satunya, jika DIPA sudah di terima segera di cek, ada gak kesalahan di situ. Ada 16 kodefikasi DIPA, di cek ada kesalahan atau tidak, kalau ada kesalahan kumpulkan atau rekapitulasi, nanti ketika periode revisi sudah keluar di akhir Januari, segera lakukan revisi. Makanya kita lakukan lebih awal tujuan itu, ini momen untuk mengingatkan dan mengecek,” katanya.

Selain itu, penyerahan DIPA dilakukan untuk pihak yang menerima DIPA dapat segera melakukan percepatan pelaksanaan anggaran dikarenakan mengantisipasi adanya refocusing anggaran seperti pada tahun 2021.

“Tahun 2021 ada refocusing sampai 4 kali. Makanya kita sampaikan di awal, supaya mereka dari awal sudah mitigasi kira-kira apa yang prioritas untuk tahun depan siapa tahu ada refocusing lagi,” ucapnya.

Ditambahkan, penandatanganan Pakta Integritas dan penyerahan DIPA merupakan serangkaian kegiatan dimana dalam menjadi komitmen bersama antara KPPN Cilacap dengan Satker dalam mengimplementasikan pakta integritas yang sudah ditetapkan.

“Selain itu juga penyerahan DIPA disatukan dengan penandatanganan pakta integritas adalah karena regulasi dari Peraturan Menkeu bahwa setiap Kuasa Pengguna Anggaran tiap tahun harus melakukan pakta integritas untuk melaksanakan anggaran yang menjadi tanggungjawabnya dilaksanakan dengan penuh integritas, dipertanggungjawabkan, akuntabel, tidak bocor, tidak dikorupsi,” jelasnya.

Penyerahan DIPA tahun 2022 diawali dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh kepala dan perwakilan kementerian/lembaga yang ada di Cilacap. Kemudian, DIPA tahun 2022 diserahkan kepada Lanal Cilacap, Polres Cilacap, Kejaksaan Negeri Cilacap, Pengadilan Negeri Cilacap, Pengadilan Agama Cilacap dan Kementerian Agama Cilacap.W

Selain itu dilakukan penyerahan penghargaan atas kinerja Dana Desa TA 2021 untuk Desa Jetis Kecamatan Nusawungu dari Bupati Cilacap kepada Kepala Dispermades dan penghargaan kinerja pelaksanaan anggaran TA 2021 untuk Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Cilacap. (tan/bercahayafm)