PMI Kota Semarang Minim Stok Darah, Ini Respon Serdik Sespimen Digreg Ke-61

SEMARANG – Pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir, saat ini membuat berbagai sektor merasakan dampaknya. Tak terkecuali PMI yang dituntut untuk mampu memenuhi stok darah guna kebutuhan maupun keperluan medis, namun belakangan ini diketahui sedang kelimpungan mendapatkan pendonor.

PMI Kota Semarang beberapa hari ini diketahui mulai kekurangan stok darah lantaran minimnya keikutsertaan pendonor dimasa pandemi. Kondisi ini disinyalir imbas dari ketatnya beberapa kebijakan pemerintah terkait protokol kesehatan. Diantaranya anjuran social distancing, physical distancing, termasuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Guna mematahkan kekhawatiran masyarakat, PMI menyikapinya dengan membuat aturan protokol kesehatan terkait pelaksanaan donor darah di masa Pandemi Covid-19. Mulai dari pemeriksaan suhu, mengisi formulir seleksi donor darah Covid-19, serta wawancara terkait kemungkinan tertular Covid-19.

Bak gayung bersambut, kondisi ini ternyata berbuah manis dengan adanya respon yang baik dari berbagai pihak.

Salah satunya dari Serdik Sespimen Angkatan 61 Tahun 2021 yang langsung meresponya dengan aksi donor darah untuk memenuhi stok darah di PMI Kota Semarang.

Kompol Agus Sulistianto,S.H.,S.I.K. secara langsung mengadakan kegiatan donor darah di Unit Transfusi Daerah PMI Siliwangi – Semarang, di Jalan Mgr Sugiyopranoto No 23 Kota Semarang, Kamis (8/4/2021).

Dalam kesempatannya, Kompol Agus Sulistianto, S.H., S.I.K. mengatakan, bahwa aksi donor darah ini dilakukan sebagai wujud partisipasi dan kepedulian untuk kemanusiaan, serdik Sespimen Angkatan 61 ini secara nyata mendukung PMI dalam memenuhi kebutuhan darah khusunya di Kota Semarang.

“Aksi donor darah ini merupakan bentuk solidaritas sosial Serdik Sespimen Angkatan 61 Tahun 2021 kepada sesama. Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat serta membantu pihak-pihak yang benar-benar membutuhkan,” ucap Kompol Agus Sulistianto, S.H.,S.I.K.

Pihaknya menambahkan, bahwa tidak ada larangan terkait donor darah dimasa pandemi ini. Tentunya dengan syarat tetap mengedepankan aspek penting lainya, yakni protokol kesehatan.

Kompol Agus Sulistianto, S.H.,S.I.K. berharap, adanya aksi donor darah ini nantinya mampu menggugah kesadaran bersama, khususnya masyarakat. Yakni untuk ikut serta dan peduli terhadap pihak yang sedang membutuhkan stok darah dari PMI.

“Pada dasarnya donor darah di masa Pandemi Covid-19 tidak dilarang. Selama dilakukan sesuai protokol kesehatan. Justru donor darah di masa Pandemi saat ini sangat membantu dan menjadi sesuatu yang berharga bagi masyarakat yang membutuhkannya. Untuk itu kami juga sangat mengharapkan agar masyarakat terketuk hatinya untuk dapat mendonorkan sebagian darahnya untuk kemanusiaan,” tandasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *