Produksi Gula Semut Sehat Cilacap Kian Menggeliat

Pemkab Cilacap melalui Dispabun menggandeng Loka POM Banyumas untuk memberikan materi seputar Gula Semut Sehat dalam workshop jejaring keamanan pangan, di ruang Jalabumi, Kamis (21/11/19).

Produksi gula semut di Kabupaten Cilacap kian menggeliat.  Selain jumlah produksinya yang meningkat, saat ini pemasarannya sudah menembus ekspor. Salah satunya Saudi Arabia yang belum lama ini menyatakan minatnya melalui letter of intens dan meminta pengiriman produk gula semut  asal Cilacap sekitar 10 ton setiap bulannya.

Usai Workshop Jejaring Keamanan Pangan Tingkat Kabupaten Cilacap di ruang Jalabumi, Kamis siang, Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan atau Dispabun Cilacap – Susilan mengatakan, produksi gula semut di Cilacap sejauh ini cukup melimpah. Dari sekitar 13 ribu pengrajin yang tersebar disejumlah wilayah, mampu memproduksi sekitar 70 ton per bulan. Antara lain pengrajin di Kecamatan Cipari, Kesugihan, Jetis dan Nusawungu. Dengan jumlah produksi ini diyakini, permintaan Saudi Arabia bakal terpenuhi bahkan berlebih.

“Sejauh ini Kabupaten Cilacap siap menyediakan lebih dari yang diminta oleh Arab Saudi, tentunya dari hasil produksi di beberapa desa seperti Pegadingan, Cisuru, Segaralangu di Kecamatan Cipari, maupun di desa Karang Jengkol Kecamatan Kesugihan maupun wilayah Jetis dan Nusawungu yang setiap bulannya mampu menghasilkan 60 sampai 70 ton gula semut sehat berstandar ekspor,” jelas Susilan.

Kendati demikian tren positif pada produksi gula semut katanya masih menemui sejumlah kendala. Diantaranya biaya produksi yang mahal untuk skala besar, hingga pengemasan hasil produksi yang membutuhkan peningkatan kualitas. Menanggapi kondisi tersebut, pihaknya telah memberikan sejumlah program pendampingan maupun sosialisasi, berikut bantuan seperti  bibit kelapa dan memfasilitasi akses permodalan melalui KUR. Selain itu program bantuan CSR dari perusahaan besar turut mendukung keberlangsungan produksi gula semut sehat asal Cilacap.

“Bantuannya ada akses permodalan, hingga bantuan bibit kelapa untuk peremajaan, kemudian pembangunan dapur sehat, rumah produksi, sarpras seperti bumbung nira, dan tak terkecuali pendampingan pelatihan maupun sosialisasi lainnya,” ungkap Susilan.

Susilan menambahkan, tren produksi gula semut sehat Cilacap yang kian menggeliat saat ini sekaligus dapat menjadi salah satu solusi pengentasan pengangguran dan kemiskinan di Cilacap. Sebab, ribuan tenaga kerja mampu terserap menjadi pelaku usaha pengrajin gula semut yang sehat. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *