Progres Pembangunan Dana APBD Cilacap Meningkat

Realisasi pelaksanaan program pembangunan APBD Kabupaten Cilacap Tahun Anggaran 2018, diklaim mengalami progres yang meningkat. Pasalnya sampai akhir bulan November kemarin, realisasi fisik mampu mencapai rata-rata sekitar 82,35 persen dan realisasi Pencairan SP2D sebesar 69,95 persen. Sementara itu, untuk pelaksanaan Dana Alokasi Khusus – DAK Tahun Anggaran 2018, sampai dengan akhir November 2018, DAK Reguler realisasi fisiknya sebesar 96,73 persen dan SPJ sebesar 70,11 persen.

Sedangkan untuk DAK Penugasan, realisasi fisiknya sebesar 99,96 persen dan rata-rata SPJ sebesar 60,72 persen. Selain itu untuk DAK Non Fisik realisasi fisiknya sebesar 76,76 persen dan SPJ sebesar 62,11 persen. Kemudian untuk progres realisasi fisik Pelaksanaan Bantuan Keuangan Propinsi Jawa Tengah, sampai dengan akhir Nopember 2018, mampu terealisasi fisiknya mencapai 95,78 persen.
Demikian disampaikan Wakil Bupati Cilacap, Syamsul Aulia Rahman pada Rakor Pengendalian Operasional Kegiatan APBD Kabupaten Cilacap, Triwulan ke 4 Tahun Anggaran 2018, di ruang pertemuan, Jalabumi Pemkab Cilacap, Senin siang.

Sementara menurut Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat pada Setda Cilacap, Drs. Dian Setyabudi, berdasarkan target fisik masing – masing SKPD pada tahun 2018, sampai saat ini diakui telah berjalan dan terealisasi mencapai rata – rata 82,35 persen. Yaitu seperti SKPD Badan Dinas RSUD, dengan target fisik sebesar 89,52 persen telah terrealisasi secara fisik 82,30 persen. Kemudian Kecamatan yang ditarget 92,83 persen mampu terealisasi 89,57 persen. Sementara dari lingkup Bagian dengan target 85,42 persen terealisasi 77,59 persen.

Lebih lanjut, kendati berdasarkan evaluasi ABPD Kabupaten Cilacap banyak mengalami peningkatan, faktanya masih terdapat beberapa instansi yang dinilai masih belum mampu memenuhi target yang telah ditentukan. Sehingga dalam waktu dekat Pemkab bakal menggenjot kinerja dan kembali mengevaluasi seluruh jajaran SKPD di Cilacap.

Menanggapi hal tersebut Sekda Cilacap, Farid Maruf menegaskan, dalam penggunaan dana APBD Kabupaten Cilacap sudah optimal, bahkan katanya tidak ada program Pemkab yang mangkrak. Yakni mulai dari pengadaan tanah dan Ruang Terbuka Hijau atau RTH, telah berjalan lancar dengan menunggu hasil akhir pada tanggal 28 Desember mendatang. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *