PT PLN UPT Purwokerto Gelontorkan Bantuan CSR di Kampung Ramah Lingkungan

PT PLN UPT Purwokerto melakukan aksi program CSR dalam melaksanakan tanggung jawab sosial terhadap lingkungan di wilayah kerjanya. Berbagai kegiatan dilakukan seperti penyerahan bantuan kepada warga yang tinggal berada dibawah jaringan Sutet milik PLN, di Kampung Ramah Lingkungan di Kelurahan Kebonmanis, Kecamatan Cilacap Utara, Selasa (23/07).

Dalam serangkaian acara tersebut bantuan uang tunai sebesar 75 juta rupiah diserahkan langsung oleh Staf Bidang Administrasi dan Umum PLN UPT Purwokerto kepada perwakilan dari Kampung Ramah Lingkungan.

Staf Bidang Administrasi dan Umum PLN UPT Purwokerto, Diah Palupi mengatakan, pemberdayaan masyarakat melalui CSR, tidak sekedar memberikan bantuan saja. Namun kedepanya melalui program tersebut diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat dengan berbagai kegiatan positif dan produktif.

Seperti yang ada di kampung ramah lingkungan, melakukan pengembangan pengolahan sampah menggunakan metode Ecobrik dengan melibatkan langsung peranan dari berbagai elemen. Mulai dari komunitas KOTAKU, Bank Sampah Mandiri maupun masyarakat sekitar.

Diah menambahkan, selain melakukan pemberdayaan masyarakat, diharapkan penyaluran bantuan CSR tersebut juga dapat diimbangi dengan kepedulian masyarakat untuk menjaga aset negara, dalam hal ini jaringan Sutet PLN.

” Ya salah satunya tidak bermain layang-layang diarea jaringan Sutet, karena layangan dapat tersangkut dan menyebabkan kerusakan jaringan Sutet. Sehingga mengakibatkan listrik padam secara meluas. Selain itu juga masyarakat bisa melakukan rabas pohon yang sudah tinggi dan rimbun, agar tidak menganggu jaringan sutet,” jelas Diah.

Sementara itu Direktur Bank Sampah Mandiri Cilacap, Muhammad Nur Hidayat mengatakan, warga kampung ramah lingkungan berkomitmen akan menjalankan kepercayaan yang telah diberikan oleh PLN. Salah satunya melalui pengolahan sampah maupun pengelolaan limbah minyak jelantah yang nantinya pada setiap minggunya akan dikumpulkan dari setiap warga.

“Selain itu pengembangan edukasi ecobrik juga dijalankan dilintas sektoral maupun generasi. Seperti yang sudah sering kita lakukan selama ini diberbagai sekolah di Cilacap,” imbuhnya.

Untuk diketahui, dalam kunjungannya ke Cilacap, puluhan pegawai PLN juga mengikuti sejumlah praktek edukasi pelatihan pengelolaan sampah menggunakan metode Ecobrik. (Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *