Ratusan Anggota Serikat Pekerja Pertamina Geruduk Dewan

Ratusan pekerja gabungan dari Unit Kerja Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas dan Umum di Lingkungan Pertamina RU IV, siang tadi menggeruduk gedung DPRD. Niatan mereka untuk menyampaikan aspirasi kepada Ketua DPRD dan anggota dewan yang lain ternyata tidak kesampaian, karena yang diharapkan tidak berada di gedung dewan. Kedatangan mereka hanya disambut oleh Sekretaris Dewan – Sumaryo dan beberapa anggota dewan yang, di Ruang Rapat kantor dewan.

Koordinator massa – Dwi Antoro Widagdo mengaku kecewa sebab, kegiatan ini sudah lama direncanakan bahkan dengan berkirim surat. Padahal, niatan mereka mengadu ke wakil rakyat agar menjadi fasilitator atas berbagai persoalan tenaga kerjaan yang selama ini dipandang masih carut marut. Harapannya, DPRD segera memanggil Pertamina RU 4 untuk menjelaskan permasalahan yang terjadi, sehingga kalangan pekerja mendapatkan pencerahan.

Sebab menurut Dwi Antoro, ada mosi tidak percaya terhadap Pemkab dalam hal ini Dinas Ternaga Kerja dan Perindustrian. Terutama terkait status hubungan kerja dari para pekerja di lingkungan PT Pertamina Cilacap yang katanya dikelompokan menjadi dua. Yakni Tenaga Kerja Jasa Perusahaan atau TKJP dan Unit Price. Persoalan ini dipandang tidak sejalan dengan aturan Perjanjian Kerja Waktu tertentu dan Perjanjian Kerja Waktu tidak tertentu, yang diatur dalam Pasal 59 Undang – Undang Nomor 13 tahun 2003 dan Keputusan Menteri Tenaga kerja tahun 2004.

Dikatakan, perbedaan perlakuan terhadap TKJP dengan Pekeria Unit Price telah memicu kecemburuan dikalangannya, dan jika dibiarkan merugikan baik pekerja maupun perusahaan.

“Sampai hari ini kami belum melihat ada teguran dari pihak dinas dan tetap kami masih belum mendapatkan struktur skala upah. Ini yang wajib harus dijalankan Disnaker selaku pengawal dan penegak undang – undang satnaker bekerjasama untuk menyelesaikan permasalahan ini,” tegasnya.

Sementara anggota Dewan yang menemui massa – Suheri menjelaskan pihaknya berupaya segera memanggil Pertamina dan Disnakerin agar duduk bersama untuk mengatasi persoalan tersebut. (ady)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *