Remaja Sasaran Empuk Peredaran Narkoba

CILACAP – Generasi milenial diminta untuk tetap waspada terhadap ancaman narkoba. Pasalnya diera saat ini pelaku bisnis barang haram tersebut kerap menjadikan kalangan remaja atau generasi muda sebagai sasaran utamanya. Tak terkecuali di Cilacap, hal ini dibuktikan dengan banyaknya anak muda yang menjadi korban dari peredaran narkotika.

Kepala BNN Kabupaten Cilacap – Windarto menjelaskan, bahwa ┬áberdasarkan data rehabilitasi yang telah dilakukan BNN Kabupaten Cilacap, pada tahun 2020 sampai saat ini tercatat ada tambahan 79 pengguna narkoba di Kabupaten Cilacap. Sedangkan jumlah yang telah direhabilitasi sebanyak 174 orang pasien.

Diakui mayoritas pasien dari program rehabilitasi narkoba merupakan kalangan anak muda, jumlahnya sekitar dua pertiga dari total 174 orang pasien. Terkait hal ini, ditegaskan BNN Kabupaten Cilacap tidak memungut biaya sepeserpun atau gratis dari sejumlah treatment rehabilitasi yang dijalankan.

Bahkan, dia menyebut, jika pemakai barang haram tersebut, dapat terlepas dari jerat hukum pidana dengan syarat tidak membawa barang bukti pada saat rehabilitasi.

“Intinya tidak ada pencandu dapat sembuh jika tidak direhabilitasi, kami sediakan program rehabilitasi yang dipastikan gratis tanpa ada biaya sepeserpun. Kemudian mereka yang mau rehabilitasi dapat bebas dari hukum asalkan tidak membawa barang haram itu saat rehabilitasi,” kata Windarto.

Windarto mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi mereka yang terjerat narkotika untuk ikut serta dalam program rehabilitasi tersebut. Sebab dengan langkah ini dinilai dapat mencegah efek buruk dari kecanduan serta membantu proses penyembuhan mental dan karakter. Selain itu dia turut mengajak semua pihak untuk secara tegas melawan penggunaan serta peredaran narkotika.

“Mari kita semua menyatakan tidak untuk narkotika, perangi peredarannya, jangan pernah sekali – kali untuk mencobanya, dan tetap hidup sehat untuk menjadi lebih baik,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *