Sterilisasi Barang Terlarang, Lapas Nusakambangan Di Geledah Petugas Gabungan

CILACAP – Peredaran Narkotika di Indonesia sejauh ini masih menjadi perhatian khusus dari sejumlah pihak. Sebab dalam beberapa tahun terakhir generasi muda produktif telah dijadikan sasaran dari para pengedar barang haram tersebut. Bahkan berdasarkan beberapa kasus yang terungkap, terdapat peredaran narkotika yang dikendalikan dari dalam rumah tahanan maupun lembaga pemasyarakatan atau lapas.

Guna mencegah terjadinya hal tersebut, pemerintah melalui Kemenkumham serta jajaran lembaga pemasyarakatan terus meningkatkan kewaspadaannya terhadap berbagai potensi, khususnya peredaran maupun bisnis barang haram tersebut dari dalam lapas.

Seperti yang dilakukan sejumlah lapas di Nusakambangan Cilacap yang terus berkomitmen mewujudkan zona integritas di lapas yang benar – benar bersih dari peredaran narkoba, Handphone dan barang-barang terlarang lainnya.

Momentum Hari Bhakti Pemasyarakatan yang Ke-57 Tahun 2021, kemudian dijadikan landasan oleh jajaran petugas gabungan dari Lapas Batu bersama pihak kepolisian Cilacap untuk melaksanakan Razia Blok atau Kamar Hunian WBP, pada hari Selasa malam, (06/04/21). 

Adapun yang terlibat dalam kegiatan ini sebanyak 55 orang petugas dari Alumni Poltekip 51, CPNS 2019, serta Kepolisian Nusakambangan.

Koordinator Lapas Batu – Jalu Yuswo Panjang mengakui, bahwa penggunaan narkoba dalam Lapas meningkat. Begitu pula, HP dan barang terlarang lainnya yang masih kerap ditemukan di Lapas.

Namun demikian, setelah dilakukan proses penggeledahan serta pemeriksaan selama kurang lebih dua jam, Lapas di Nusakambangan ini dinyatakan nihil atau masih cukup bersih dari barang terlarang.

“Sebagai program yang di instruksikan dari dirjenpas, kedepannya kegiatan serupa dipastikan berlanjut. Ini bukti sinergitas kemenkumham, lembaga pemasyarakatan maupun dengan pihak kepolisian dalam hal ini polsek nusakambangan,” tandasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *