Swab Masif, Sejumlah ASN Di Cilacap Terkonfirmasi Positif Covid-19

CILACAP – Pemkab Cilacap kembali mendapatkan hasil tes laboratorium Covid-19. Kali ini per Rabu 26 Agustus sampai dengan Selasa tanggal 1 September 2020. Berdasarkan rekap yang ada, terdapat Delapan orang yang sebelumnya terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh dan dua orang dinyatakan negatif dari Covid-19.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji selaku ketua gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 Kabupaten Cilacap melalui Sekertaris Daerah – Farid Ma’ruf mengatakan, Delapan orang dinyatakan sembuh rinciannya adalah, Satu orang yang beralamat di Kecamatan Kesugihan, Dua orang yang beralamat di Kecamatan Kroya, kemudian masing-masing Satu orang yang beralamat di Kecamatan Cilacap Selatan dan Kecamatan Cilacap Tengah, serta Tiga orang yang beralamat di Kecamatan Cilacap Utara.

Sedangkan untuk Hasil laboratorium suspek yang dinyatakan NEGATIF COVID-19 ada sebanyak 2 orang yaitu masing-masing merupakan satu orang yang beralamat di Kecamatan Jeruklegi dan Kecamatan Binangun.

Kendati demikian dalam kesempatan yang sama, Sekda mengungkapkan, bahwa ada penambahan jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak delapan belas orang. Bahkan diantaranya merupakan ASN dan karyawan atau pegawai di sejumlah OPD dan Kelurahan di Cilacap.

Terkait rincianya, Sekda mengatakan 18 orang tersebut antara lain, satu orang yang beralamat di Kecamatan Majenang, dua orang yang beralamat di Kecamatan Karangpucung, kemudian masing-masing satu orang yang beralamat di Kecamatan Sidareja dan Kroya.

Selanjutnya, tiga orang yang beralamat di Kecamatan Nusawungu, empat orang yang beralamat di Kecamatan Cilacap Tengah, dan enam orang yang beralamat di Kecamatan Cilacap Utara.

Sehingga saat ini jumlah kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 125 orang dengan rincian 104 sembuh, 19 dalam perawatan dan 2 meninggal. Jika dihitung dengan persentase, maka Angka Kesembuhan COVID-19 di Kabupaten Cilacap adalah 83,2 persen dan Angka Kematiannya adalah 0,8 persen. Jumlah kasus suspek saat ini sebanyak 3 orang dan kontak erat sebanyak 152 orang.

“Oleh karena itu saya menghimbau kepada seluruh OPD untuk jaga jarak untuk tetap dilaksanakan di masing-masing OPD di setiap ruangan dijaga jaraknya satu meter. Sekali lagi OPD, saya harapkan untuk mengatur cara kerja dan jarak kerja masing-masing karyawan karyawatinya,” tutur Sekda.

Disinggung soal ASN maupun pegawai dan karyawan OPD yang terkonfirmasi positif Covid-19, dr Pramesti Griana Dewi selaku Kepala Dinkes Cilacap mengatakan, hasil positif para ASN tersebut didapatkan dari kegiatan Swab Masif yang dilakukan secara sampling kepada 20 persen karyawan di setiap OPD.

Berdasarkan data update hasil lab hari ini per 01 September 2020, ada 13 orang dinyatakan positif Covid19 yang terdiri dari, Lima orang ASN dari lima OPD, satu orang mahasiswa KKN di satu OPD, kemudian tiga orang ASN di tiga Kantor Kelurahan, dan Empat orang kontak erat hasil tracing Puskesmas.

“Dari penambahan ini, semua terkonfirmasi positif dari kalangan ASN maupun pegawai tidak menunjukkan gejala,” imbuhnya.

dr Pramesti menegaskan, Pemkab Cilacap melalui Dinkes Cilacap telah menanganinya dengan cara memberlakukan isolasi bagi 13 orang tersebut. Baik isolasi mandiri di rumah maupun isolasi di RSUD Cilacap.

Guna meningkatkan kewaspadaan, masih kata dr Pramesti, Dinkes Cilacap juga telah melakukan swab Masif untuk seluruh karyawan di 6 OPD dan 3 Kantor Kelurahan. Yakni mulai Selasa tadi pagi terjadwal sampai dengan hari Rabu 2 September 2020.

“Selain itu untuk OPD dan 3 Kantor Kelurahan juga dilakukan desinfeksi secara masif, dilanjutkan dengan WFH bagi sebagian karyawan secara bergantian dan menerapkan Protokol Kesehatan di setiap kegiatan perkantoran secara ketat,” pungkasnya.

Dengan adanya lonjakan kasus terkonfirmasi positif ini, Pemkab Cilacap melalui Sekda Farid Maruf maupun Kepala Dinkes Cilacap – dr Pramesti Triana Dewi menghimbau agar masyarakat Cilacap TETAP DISIPLIN dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19.

Yakni mulai dari menjaga jarak, hindari kerumunan, selalu memakai masker, selalu mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir, dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Dengan demikian wabah pandemi COVID-19 khususnya di Kabupaten Cilacap diharapkan dapat segera berakhir.

(Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *