Terpapar Covid-19, Puluhan Pelajar di Cilacap Jalani Isolasi Terpusat

CILACAP – Kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cilacap kembali melonjak. Diketahui jumlah totalnya per Sabtu 25 September 2021, ada  sebanyak 192 kasus aktif dan 12 diantaranya merupakan kasus baru. Mirisnya kondisi ini justru mencuat pasca adanya kunjungan kerja dari Presiden Joko Widodo ke Cilacap beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, lonjakan kasus Covid-19 di Cilacap ini juga dinilai cukup memperihatinkan lantaran mereka yang terpapar diantaranya merupakan puluhan pelajar. Sehingga menjadikan Cilacap kini dihadapakan pada persoalan penanganan Covid-19 di lingkungan sekolahan. Seperti halnya dari temuan kasus terpaparnya pelajar dan guru di SMA Negeri 2 Cilacap.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Cilacap – Drs. M. Wijaya, M.M.. mengungkapkan, dalam kasus ini diketahui ada sebanyak 72 orang siswa dan satu guru di SMA Negeri 2 Cilacap yang terpapar Covid-19. Hal ini diketahui berdasarkan hasil pemeriksaan tim Satgas Covid-19 Kabupaten Cilacap kepada 250 orang yang diantaranya merupakan guru maupun murid, pada Kamis 23 September 2021.

“Mayoritas dari mereka yang terpapar Covid-19, merupakan Orang Tanpa Gejala atau OTG,” kata Wijaya.

Terkait adanya kunjungan kerja Presiden ke SMA Negeri 2 Cilacap, M Wijaya menegaskan, bahwa mereka  yang terpapar tidak mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19.

Sementara itu kondisi ini menurutnya juga tidak mempengaruhi jalannya pembelajaran tatap muka atau PTM di sekolah lain, maupun status PPKM di Kabupaten Cilacap yang masih berada pada level 3. Pasalnya Pemkab Cilacap melalui Satgas Covid-19  telah menindaklanjutinya dengan penerapan isolasi mandiri maupun terpusat. Yakni kepada mereka yang terpapar Covid-19 khususnya di kalangan pelajar dan guru SMA Negeri 2.

Adapun langkah isolasi terpusat, masih kata Wijaya,  bertempat di Gedung Diklat Cilacap dengan jumlah sekitar 35  orang pasien Covid-19. Sementara sisanya menjalani isolasi secara mandiri.

“Mereka yang terpapar tentunya tidak ikut vakasinasi masal yang dalam hal ini dihadiri presiden Joko Widodo, kemudian beberapa memang sudah di isolasi secara mandiri dan juga isolasi terpusat di gedung diklat,” jelas dia.

Wijaya menghimbau semua pihak untuk dapat tetap berdisiplin terhadap protokol kesehatan khususnya Covid-19. Sehingga nantinya dapat menekan angka kasus penyebaran Covid-19 dan menjadikan Cilacap masuk dalam PPKM Level 2.

Saya harap semua tetap dapat disiplin menjaga protokol kesehatan Covid-19. Sehingga tidak ada lagi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cilacap,” pungkasnya.

(Guruh)