Tindak Tegas, Satgas Covid19 Bubarkan 3 Hajatan Di Jeruklegi Cilacap

CILACAP – Tim Satgas Penanganan Covid-19 Cilacap kembali melakukan tindakan tegas berupa pembubaran acara hajatan pernikahan. Kali ini sedikitnya ada 3 lokasi yang ditertibkan di Desa Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap, Kamis (11/03/2021).

Dalam kegiatan ini, Tim Satgas penanganan Covid-19 terpaksa membubarkan resepsi pernikahan karena terindikasi jadi pusat kerumunan warga yang nantinya menjadi tempat timbulnya penyebaran virus corona.

Dikonfirmasi Tim Pemberitaan Bercahaya FM, Kasatpol PP Cilacap – Yuliaman Sutrisno menyampaikan, penertiban yang dilakukan itu diakui benar adanya, hal ini sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan Bupati Cilacap Nomor 1 Tahun 2021 sekaligus instruksi Mendagri No.1 Tahun 2021 tentang penerapan PPKM yang saat ini berskala mikro, maka kegiatan masyarakat seperti itu untuk sementara tidak diperbolehkan karena dapat menjadikan tempat penyebaran Covid-19.

Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Cilacap dalam hal ini melalui satgas Kecamatan Jeruklegi langsung turun ke lapangan. Yakni diantaranya Kasi Trantib Kecamatan Jeruklegi – Syihab Alfaritsi, S.Sos, Babinsa Koramil 02/Jeruklegi – Serma Warso, Kanit Binmas Polsek Jeruklegi – Aiptu Casmudi, anggota Polres Cilacap BKO di Polsek Jeruklegi Bripka Aris F dan Briptu Adimas.

“Terkait warga yang melaksanakaan hajatan ada 3 KK diantaranya, S warga jalan Pandawa, R warga jalan Bima, dan T warga jalan Lesan Pura Desa Tritih Wetan, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten Cilacap,” terang Yuliaman

Tindakan yang diambil oleh Tim Satgas Covid-19 Kecamatan Jeruklegi, diantaranya memberikan himbauan dan edukasi kepada pemilik rumah yang sedang dan akan melaksanakan hajatan untuk menghentikan hajatan sesegera mungkin.

“Hal ini dikarenakan tidak ada ijin kegiatan dan masih dalam masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat dalam rangka pencegahan penyebaran covid 19,” tegasnya.

Selanjutnya mengedukasi pemilik rumah bahwa angka penyebaran Virus Covid-19 di wilayah Kabupaten Cilacap khususnya di wilayah Kecamatan Jeruklegi masih tinggi, dan agar menaati Instruksi Pemerintah tentang PPKM berbasis skala Mikro, serta pihak tuan rumah untuk bersedia menghentikan hajatan dan membongkar tenda.

Sementara itu Babinsa Koramil 02/Jeruklegi – Serma Warso menegaskan, bahwa warga Desa Tritih Wetan diminta dapat memahami pembubaran yang dilakukan oleh Tim Satgas Covid-19 dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan.

“Sudah jelas dan ada dasarnya itu Instruksi Pemerintah tentang PPKM berskala mikro diatur untuk tidak mengadakan acara yang dapat menimbulkan kerumunan warga,” Tegas Babinsa.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *