Transformasi Pendidikan, Kelas Bilingual Mulai Disiapkan Di Cilacap

CILACAP – Langkah transformasi pendidikan Indonesia terus dilakukan. Di Kabupaten Cilacap hal itu diwujudkan melalui peranan dari para guru penggerak yang menyajikan gelaran Bintek Classroom Language For Bilingual Class. Kegiatan inj berlangsung di Aula SMP PGRI 1 Cilacap, Rabu 3 November 2021.

Adapun bimtek ini melibatkan Guru penggerak SMP PGRI 1 Cilacap, yaitu Rochayati dan Tursini yang berkolaborasi dengan sejumlah narasumber MGMP Bahasa Inggris Sekolah.

Bahkan untuk mendapatkan hasil optimal, diketahui narasumber yang dihadirkan cukup berkualitas. Yaitu Yuli Ninawati dan Desi Aryani, S.Pd. yang memiliki potensi dalam bidang bahasa Inggris, dan Yuli Ninawati seorang guru bahasa Inggris yang tercatat sebagai The best trainer di International College dari tahun 2004.

Dalam kegiatan yang sama ini turut mendapatkan dukungan dari Sri Surtini selaku Kepala Sekolah dan diikuti oleh seluruh guru dari semua mapel yang terdiri dari 3 sesi yaitu the beginning of the lesson, During the lesson, dan The end of the lesson.

Wakil kepala sekolah – Kurniawan Widiaji mengungkapkan, bahwa belajar bahasa inggris pada intinya harus berani mencobanya dalam komunikasi sehari – hari. Walaupun aksen yang ada masih terdengar Jawa-Cilacap, menurutnya harus terus dipelajari.

Sebab bahasa Inggris dikatakan sudah tidak lagi menjadi bahasa eksklusif. Namun demikian menjadi kebutuhan masyarakat dan sebagai bahasa pergaulan internasional.

“Hal yang mendasar adalah kita harus memiliki keberanian untuk mencoba dan membiasakan diri untuk mau memulai berbahasa Inggris,” kata dia.

Salah satu guru senior – Maria Sekar mengungkapkan, bahwa dirinya merasa antusias dan senang mengikuti bintek ini. Sebab menurutnya dia dapat menambah wawasan guru khususnya dalam berbicara menggunakan bahasa inggris.

“Selain itu bimtek ini juga mendukung pelaksanaan bilingual di kelas, dengan harapan dapat membantu kita untuk mempersiapkan peserta didik agar mampu bersaing di era globalisasi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, setelah mengikuti bintek ini, direncanakan kelas bilingual bakal dilaksanakan di seluruh kelas oleh semua guru mapel. Tujuannya agar ekosistem sekolah akan terbiasa dalam berbicara menggunakan bahasa Inggris.

Selain itu, MGMP bahasa Inggris sekolah membentuk kelas Conversation dan ekskul bahasa inggris yang di dampingi oleh Yuli Ninawati dan Anggraeni Hesty. Harapannya hal itu dapat mendukung para siswa untuk lebih mendalami bahasa Inggris.

Seperti diberitakan sebelumnya oleh Bercahaya Fm, jika Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Cilacap pada tahun mendatang berencana untuk menggenjot kualitas pendidikan diwilayah kerjannya. Yakni dengan menghadirkan kelas bilingual atau berbahasa Inggris.

(Guruh)