Transmisi Lokal, Kasus Covid-19 Di Cilacap Kembali Bertambah 3 Orang

CILACAP – Jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Cilacap kembali bertambah. Kali ini berdasarkan hasil test laboratorium yang diterima oleh Pemkab Cilacap per 16 September 2020, menyatakan ada sebanyak 3 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dikonfirmasi tim pemberitaan Bercahaya FM, Pemkab Cilacap melalui Kepala Dinas Kesehatan Cilacap – dr Pramesti Griana Dewi mengatakan, tiga orang tersebut diantaranya, satu orang  laki – laki berusia 37 tahun beralamat di Jalan Duren yang memiliki riwayat perjalanan dari Magelang. Kemudian seorang Perempuan berusia 36 tahun beralamat di jalan Dr Cipto yang diketahui memiliki kontak dengan kasus  positif di SD Kesugihan. Selanjutnya satu orang laki laki berusia 48 tahun beralamat di Desa babakan Kecamatan Karangpucung, diketahui memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta.

Disinggung terkait transmisi lokal, dr Pramesti mengakui, bahwa saat ini telah terjadi transmisi lokal pada penyebaran Covid-19 akibat adanya aktifitas perjalanan masyarakat Cilacap dari sejumlah wilayah, termasuk daerah yang berstatus sebagai zona merah Covid-19.

Bahkan dalam perkembangannya menyebabkan muncul klaster baru dari kalangan guru yang ada di SD Kesugihan. Tidak tekecuali dengan adanya penambahan terkonfirmasi positif dari klaster tersebut pada hari ini Rabu 16 September 2020.  Yakni seorang perempuan yang notabene masih dari kalangan tenaga pendidik setempat, kembali terpapar virus Covid-19.

Untuk itu, lanjut dr Pramesti, Pemkab melalui Dinas terkait berencana kembali menggencarkan penegakkan aturan protokol kesehatan Covid-19. Diantaranya mulai dari langkah pencegahan seperti penyemprotan desinfektan di beberapa titik diwilayah Kabupaten Cilacap maupun pendataan dari para pelaku perjalanan.

“Sebetulnya aturan itu belum dicabut, jadi setiap pelaku perjalanan itu dituntut untuk melapor kepada satgas di Kecamatan maupun Desa. Bahkan ada wacana dengan pak Sekda untuk aturan bagi pelaku perjalanan dari luar Cilacap untuk diwajibkan memiliki surat Keterangan Bebas Covid-19, namun ini sedang dibahas dan masih ditunggu hasil untuk menindaklanjutinya,” imbuhnya.

Kemudian pihaknya juga meminta masyarakat untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, mulai dari menggunakan masker, rajin mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, maupun menghindari kerumunan, serta menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Selanjutnya dengan memperketat pendataan kepada setiap masyarakat Cilacap yang memiliki riwayat perjalanan khususnya dari Zona Merah.

“Dengan adanya penambahan kasus ini, saat ini jumlah kasus konfirmasi COVID-19 sebanyak 159 orang dengan rincian 138 sembuh, 19 dalam perawatan dan 2 meninggal.  Sedangkan jumlah kasus suspek saat ini sebanyak 5 orang dan kontak erat sebanyak 41 orang,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *