Tren Jamu Sehat Cilacap Meningkat

Dalam perkembangannya, tren industri jamu sehat asal Cilacap dinilai meningkat. Salah satu indikatornya adalah hasil dari sejumlah pemeriksaan dan pengawasan yang dilakukan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan BBPOM Semarang. Hasilnya menyebut, hingga September ini tidak ditemukan adanya jamu ilegal dan berbahaya asal Kabupaten Cilacap.

Dalam kunjungannya pada Festival Jamu dan Kuliner Kabupaten Cilacap 2019 di lapangan Eks Batalion pada Jum’at malam kemarin, Kepala Balai Besar POM Semarang – Syafriansah mengatakan, produk jamu ilegal dan berbahan baku mengandung obat – obatan justru ditemukan diluar Cilacap. Ada tiga kasus yang terungkap diberbagai wilayah, antara lain Kabupaten Demak, Tegal, dan Semarang.

Lebih lanjut, produk ilegal tersebut didominasi oleh jenis jamu anti rematik, pegal linu dan penambah stamina. Selain tidak memiliki kejelasan tempat produksi, modus yang digunakan antara lain mencampurkan obat kimia dan jamu dalam bentuk kapsul dan sachet.

“Balai Besar BPOM Semarang bakal terus melakukan pemantauan maupun pemeriksaan produk jamu secara optimal sesuai aturan yang berlaku. Sehingga tidak merugikan para konsumen maupun pengusaha jamu legal.  Sedangkan dari tiga kasus yang terungkap, saat ini telah memasuki tahap P21,” tegas Syafriansah.

Syafriansah mengapresiasi pengusaha jamu lokal Cilacap yang dalam tahun ini mampu membuktikan kualitasnya. Ia berharap jamu Cilacap dapat kembali mencapai masa kejayaannya. (Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *