2021, Baznas Cilacap Targetkan Raih ZIS 15 Miliar

CILACAP – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cilacap menargetkan perolehan zakat, infaq dan sedekah tahun 2021, mampu mencapai 15 Miliar rupiah. Hal ini disebabkan nilai kepercayaan para Muzaki di Cilacap sangat baik. Selain itu dari hitungan seluruh ASN atau PNS  sebagai potensi ZIS di Cilacap diketahui sangat tinggi, yakni dapat diserap sekitar 30 Miliar per tahunnya.

Wakil Ketua II Baznas Cilacap  Hamidan mengatakan, tren kepercayaan dari Muzaki di Cilacap sejak tahun lalu cukup baik. Indikatornya antaralain, perolehan zakat pada tahun 2018 dari yang ditargetkan hanya sekitar 2 Miliar, namun  mampu menembusnya dengan raihan sekitar 3 Miliar. Selanjutnya pada tahun 2019, semula ditargetkan 5 Miliar didapatkan 8,5 Miliar rupiah.

Ditanya soal perolehan dimasa pandemi, Hamidan mengatakan, bahwa hal itu tidak terlalu berpengaruh pada penerimaan ZIS di Basnaz Cilacap. Hal ini dikarenakan sepanjang tahun 2020 berbagai program digenjot oleh Banznas Cilacap. Diantaranya dengan bersinergi bersama Pemkab Cilacap dalam meningkatkan kesadaran pegawai ASN terhadap Zakat, Infak, Sedekah. Bahkan dikatakan pencapaian di tahun 2020 justru meningkat drastis, yakni sekitar 12,5 Miliar rupiah.

“Di tahun 2021 ini, insya Allah kepercayaan muzaki masih stabil dan berdasarkan ketentuan pak Sekda ditargetkan mampu mencapai 15 miliar. Kami optimis, dari dukungan semua pihak, bisa saja mampu melebih target,” imbuhnya.

Adapun hasil dari pencapaian fantastis ini turut membawa Baznas Cilacap menjadi yang terbaik dalam kategori pertumbuhan ZIS. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Ketua Umum Baznas RI Noor Achmad kepada Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji disaksikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, di salah satu hotel di Bandungan, Kabupaten Semarang, Sabtu (27/3).

“Dari ZIS yang ada sejauh ini sudah diakselerasikan dalam sejumlah program yang turut mendukung Pemerintah Daerah. Mulai dari bantuan penanganan Covid-19 di Cilacap, kemudian bantuan aksi kepedulian bencana alam, renovasi Rumah Tidak Layak Huni, hingga pada bantuan Gerobak usaha bagi pelaku UMKM, dan lainya,” tandasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *