Asik Beli Togel, Empat Orang Diringkus Polisi

Kapolres Cilacap – AKBP Eko Widiantoro didampingi Kasatreskrim Polres Cilacap – AKP Rifeld Constantien Baba  dihadapan awak media meperlihatkan sejumlah barang bukti tindak kejahatan pelaku judi togel.

CILACAP – Praktik penyakit masyarakat berupa judi togel ternyata masih kerap di jumpai di Kabupaten Cilacap. Kali ini pihak Kepolisian Resor Cilacap berhasil menciduk empat pria yang kedapatan sedang bertransaksi bisnis haram tersebut.

Akibat judi togel jenis Shanghai, kini Empat pria tersebut yaitu MS, MA, AM, dan S, hanya dapat tertunduk malu sembari menggigit jarinya. Pasalnya mereka kini berstatus sebagai tersangka dan terancam pidana penjara selama 10 tahun.

Dalam hal ini, Kapolres Cilacap – AKBP Eko Widiantoro mengatakan, pengungkapan kasus judi togel ini bermula dari laporan masyarakat yang merasa resah atas maraknya praktik perjudian di Cilacap. Khususnya di wilayah Desa Dondong, Kecamatan Kesugihan.

Dijelaskan, penggerebekan berhasil mengamankan seorang pria berinisial MS warga Desa Dondong, Kesugihan, yang sedang melayani pembelian nomor judi togel jenis Shanghai dari tiga pembelinya.

Yaitu MA warga Desa Dondong, Kesugihan, serta AM warga Desa Planjan Kesugihan, dan S warga Desa Planjan, Kesugihan.

Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa Uang tunai senilai 477 ribu rupiah, dua buah pulpen warna merah, delapan buah bonggol, enam lembar kertas tafsir, satu buah buku rekapan.

Selanjutnya keempatnya dan barang bukti dibawa ke Polres Cilacap guna proses penyidikan lebih lanjut.

Sementara itu, tersangka penjual togel berinsial MS mengaku baru menjalankan bisnis haram ini selama dua minggu. Dari bisnis ini dia mengatakan mendapatkan komisi sebesar 20 ribu rupiah dari setiap penjualan togel tersebut.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku kami jerat dengan pasal 303 KUHP, dengan ancaman pidana penjara selama-lamanya 10 tahun, atau denda sebanyak-banyaknya 20 juta rupiah,” pungkasnya.

(Guruh)