Awas Tembakau Gorila Ancam Generasi Muda

Penindakan hukum terhadap pengedar dan pemakai narkoba di wilayah Jateng sepertinya belum mampu menjadi efek jera. Sebab dalam kenyataannya, peredaran barang haram tersebut justru kian masif. Ironisnya, para pengedar terus menyasar para pelajar maupun mahasiswa sebagai konsumennya. Terlebih sejak maraknya peredaran tembakau gorila.

Setidaknya kasus tersebut yang berhasil diungkap Satuan Reserse Narkoba Polres Banyumas beberapa waktu lalu. Selain itu di Cilacap kasus serupa juga terkuak beberapa bulan lalu dengan tertangkapnya pengedar barang haram tersebut. Demikian disampaikan Kasi P4GN BNNK Cilacap – Parwito.

Menurutnya, narkoba tembakau gorila yang sempat beredar di Cilacap salah satunya merupakan jenis cair. Dengan bentuk cair tersebut dituding peredarannya berpeluang menyasar pada cairan isi ulang rokok elektrik atau vapor. Sehingga rencananya BNNK akan bekerjasama secara lintas sektoral untuk melakukan monitoring bahan aditif khususnya cairan rokok elektrik.

“Secara kasat mata jenis cairan tembakau gorila tidak dapat teridentifikasi, sebab harus dilakukan proses uji sample melalui tes laboratorium. Apabila rokok maupun lainya terbukti mengandung narkoba, maka akan ditindaklanjuti sesuai prosedur,” ungkapnya.

Parwito menghimbau kepada pengguna rokok elektrik untuk lebih selektif dalam memilih cairan isi ulang, dan segera melaporkan jika terdapat hal mencurigakan dari harga maupun efek samping dari penggunaanya. Selain itu pihaknya juga mengajak para pengusaha Vapestore lokal untuk bersama – sama memerangi Narkoba dengan menjual produk secara resmi dan tidak melanggar peraturan yang ada. (Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *