BNNK Cilacap Perkuat Layanan Rehabilitasi

Cilacap dinilai menjadi salah satu wilayah  zona merah narkoba. Sebab dalam beberapa tahun terakhir peredaran narkoba di wilayah ini semakin memperihatinkan, dengan menyasar usia dewasa sampai anak bawah umur. Bahkan beberapa kasus sempat terungkap, korbannya hampir kehilangan nyawa karena tidak cepat tertangani secara optimal.

Hal tersebut mendorong BNNK Cilacap untuk memperkuat peranannya dalam pencapaian program pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba atau P4GN. Khususnya dalam rehabilitasi, dengan penguatan lembaga rehabilitasi instansi pemerintah melalui kegiatan operasional Klinik Pratama dan Layanan Rehabilitasi Napza Rawat Jalan di Klinik Pratama. Hal tersebut sebagai tindak lanjut UU nomer 35 tahun 2009 pasal 54 yang menyebutkan bahwa setiap pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika wajib menjalani rehabilitasi medis dan sosial.

Kepala BNNK Cilacap – AKBP Triatmo Hamardiono mengatakan,  Klinik Sehati milik pihaknya dinilai dapat menjadi alternatif bagi pasien rehabilitasi narkotika. Pasalnya layanan rehabilitasi di klinik Sehati memiliki tenaga maupun alat medis khusus sesuai standar kinerja BNNK Cilacap dalam menangani korban peyalahgunaan narkoba secara tepat.  Selain itu mampu melayani  kebutuhan pasien rehabilitasi tanpa dipungut biyaya. Klinik Sehati juga melayani penerbitan surat keterangan hasil pemeriksaan narkotika atau SKHPN.

“Sampai saat ini terdapat 7 pasien telah menjalani proses rehabilitasi. Ada usia dewasa maupun 2 diantaranya yang masih dibawah umur,” jelasnya.

AKBP Triatmo Hamardiono menghimbau, masyarakat Cilacap yang menjadi korban penyalahgunaan narkoba tidak perlu khawatir akan dipenjarakan. Sebab jika secara kesadaran sendiri berkunjung ke BNNK Cilacap untuk melakukan rehabilitasi di Klinik Pratama dan Layanan Rehabilitasi Napza Rawat Jalan “Sehati”, tidak akan dikenakan pidana. Sebaliknya, pelaku akan dipenjara jika tertangkap tangan oleh petugas ketika diluaran kedapatan memiliki maupun menyalahgunakan barang haram tersebut. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *