Bupati Tegaskan Tidak Ada Plt Sekda di Cilacap

CILACAP – Menjelang akhir masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap pada April 2022 mendatang, Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan bahwa calon Sekda Kabupaten Cilacap yang baru nantinya harus loyal terhadap pimpinan dan bisa diajak bekerjasama.

“Sekda tidak hanya pintar, mau bekerja keras, dan memiliki kompetensi saja, namun juga mau diajak bekerjasama, artinya dalam mengelola pemerintahan nanti berkerja tim, bukan bekerja sendiri. Tidak ada gunanya kalau memenuhi kriteria namun loyalitas tidak ada,” kata Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji, di Pendopo Wijaya Kusuma Sakti, Jumat (31/12/2021).

Lebih lanjut dikatakan Tatto, yang dibutuhkan adalah orang yang bisa bekerjasama dengan pimpinan yakni Bupati, karena kerja seorang Sekda adalah Teknokrasi atau orang yang berpikir.

“Paling tidak dekat dengan Bupati, mau bekerjasama serta mengerti dan mengawal kebijakan dari Bupati, salah satunya program Bupati ‘Bangga Mbangun Desa’. Jadi kedepan untuk membangun Cilacap Sekda harus pintar, loyal, memiliki kompetensi, mengerti dan tahu kebijakan Bupati serta mengetahui apa visi dan misi Kabupaten Cilacap,” jelasnya.

Tatto menegaskan bahwa tidak ada Plt Sekda di Cilacap, karena menurutnya nanti lebih susah. Pihaknya selanjutnya akan menugaskan Kepala BKPPD Cilacap untuk secepatnya melakukan ‘open bidding’ atau perekrutan paling lambat bulan Februari mendatang.

“Sekali lagi saya tegaskan tidak ada Plt Sekda, maka saya tugaskan BKPPD untuk melakukan ‘open bidding’ agar pada tanggal 1 April 2022 mendatang, Sekda yang baru dapat segera dilantik,” ucapnya.

Sementara, Kepala BKPPD Kabupaten Cilacap, Warsono menyampaikan bahwa pihaknya akan mengikuti kebijakan dari Bupati terkait tidak adanya Plt Bupati di Cilacap.

“Artinya kita akan melaksanakan ‘open bidding’ sebelum adanya pelantikan. Untuk waktunya kita menunggu. Terkait mekanisme bidding sudah ada ketentuan harus ada unsur dari tenaga edukasi, profesional, unsur pemerintah daerah. Intinya kita ikuti sesuai dengan ketentuan Permendagri,” pungkasnya. (tan/bercahayafm)