CASN 2021 Sudah ada 573 Pelamar, Pamong Budaya Paling Diminati

CILACAP – Sejak dibuka pada  1 Juli 2021, Pendaftaran Calon Aparatur Sipil Negara atau CASN tahun 2021 di Kabupaten Cilacap mulai terisi oleh para pelamar. Bahkan hingga saat ini dari 6.219 formasi yang disediakan, jumlah total  pelamar yang sudah masuk ada sebanyak 573 orang.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cilacap – Warsono mengatakan, sejauh ini dari data rekap BKPPD per Selasa 06 Juli 2021, ada 194 pelamar untuk CPNS, PPPK Guru 372 orang, dan PPPK Non Guru sebanyak 7 orang.

Lebih lanjut,  pihaknya mengungkapkan, kali ini didapati posisi Ahli Pertama Pamong Budaya menjadi salah satu  yang paling diminati. Yakni dengan jumlah sementara 16 pendaftar yang diketahui sudah masuk dan terdata.  Kemudian  diikuti pada Penyuluh Pertanian sebanyak 15 pendaftar dan pengelola keuangan 10 orang.

“Kondisi ini diperkirakan akan terus mengalami perubahan. Sebab para pelamar sejauh ini masih memantau dan segera menyusul nantinya,” tambah Warsono.

Terkait PPPK Guru, dia berharap, bahwa kesempatan saat ini dapat dimanfaatkan oleh para tenaga pendidik honorer di Cilacap dengan ikut mendaftar. Terlebih secara teknis proses pendaftaran pada formasi ini dinilai khusus atau berbeda. Yakni dengan hanya satu kali tes dalam prakteknya.

“Kalo CPNS itu dua kali penyaringan dan untuk umum, kalau yang PPPK Guru itu satu kali saja dan khusus honorer. Jadi saya berharap teman – teman dari Guru honorer dapat memaksimalkan peluang ini,” kata Warsono.

Warsono menambahkan, kepada masyarakat Kabupaten Cilacap agar dapat ikut serta dalam pendaftaran CASN 2021 ini. Tentunya dengan diikuti pembekalan ilmu  sebagai persiapan diri guna menjalani proses seleksi mendatang.

“Kami berharap semua dapat ikut dalam kesempatan yang baik ini, tentunya dengan persiapan karena semua tes dilakukan online dengan sistem CAT dan hasilnya langsung keluar. Sehingga jika ada oknum yang menawarkan jalur titipan dan sebagainya itu dipastikan tidak benar atau penipuan,” pungkasnya.

(guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *