Cegah Abrasi, Breakwater Akan Dibangun 2023 Mendatang

CILACAP – Pembangunan breakwater di sepanjang pantai yang terdampak abrasi di kabupaten Cilacap rencananya akan di realisasi pada tahun 2023 mendatang.

Pembangunan ini sebagai tindak lanjut akibat adanya abrasi di pantai Lengkong, Kemiren, Winong dan Tegal Kamulyan sepanjang 8 km.

“Untuk penanganan abrasi di pantai lengkong, kemiren, dan winong dengan panjang 8 km, sudah diusulkan ke kementrian pusat dan harapannya di tahun 2023 bisa dilaksanakan,” kata Dirjen Kementrian PUPR Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak Gunawan Kuncoro saat mendampingi Ketua komisi V DPR RI Novita Wijayanti meninjau lokasi abrasi di pantai Lengkong Kelurahan Mertasinga Cilacap Utara, Rabu (05/1/22).

Pembangunan pemecah gelombang atau breakwater ini sebagai antisipasi terjadinya banjir rob di saat air laut pasang.

Novita Wijayanti mengatakan, dengan di bangunnya breakwater, para masyarakat nelayan bisa kembali meningkatkan perekonomian.

“Dengan adanya pembangunan yang betul – betul untuk menangani permasalahan ini terutama untuk nelayan di sekitar sini bisa melaut kembali, tanah disekitar bisa ditanami utk mengangkat perekonomian masyarakat dan untuk wisata,” kata Novita wijayanti.

Diketahui, sejak terjadinya abrasi sejak bulan Oktober 2021 lalu, saat ini Pemkab Cilacap sudah berupaya untuk melakukan penanganan dengan membuat tanggul darurat di pesisir pantai yang terdampak abrasi. (tan/bercahayafm)