Cegah Cluster Baru, PSCS Cilacap Perketat Protokol Kesehatan


CILACAP – PT Liga Indonesia Baru atau LIB secara resmi telah mengeluarkan regulasi kompetisi sepak bola Indonesia yang bakal kembali bergulir pada September dan Oktober mendatang. Meendapati hal ini PSCS Cilacap meresponnya dengan baik dan serius. Klub Liga 2 berjuluk Hiu Selatan ini menyambut baik bergulirnya kembali kompetisi dan segera menyusun persiapan untuk kembali berlatih bersama dengan memberlakukan protokol kesehatan.

PSSI selaku federasi sepak bola di Indonesia telah berkonsultasi dan mempertimbangkan berbagai masukan melalui rapat virtual dengan klub peserta kompetisi, baik Liga 1 maupun Liga 2. Kompetisi Liga 1 direncanakan kembali bergulir pada September. Sementara Liga 2 digelar pada 17 Oktober hingga 5 Desember 2020.

Manajemen PSCS Cilacap – Bambang Tujiatno menyambut kabar tersebut dengan merancang waktu yang tepat untuk kembali mengumpulkan skuatnya setelah diliburkan lebih dari dua bulan, mulai dari pembatalan laga di Solo pertengahan Maret lalu.

Dikonfirmasi tim pemberitaan Bercahaya FM, Bambang mengatakan, di bulan Agustus ini jajaran managemen bakal memanggil para pemainnya. Kendati demikian hal ini juga akan dibarengi dengan adanya penerapan protokol kesehatan yang lebih diperketat. Diantaranya pengawasan terhadap pola hidup sehat dari setiap pemain, maupun protokol kesehatan Covid19 untuk seluruh pemain dan jajaran kepengurusan PSCS Cilacap.

Tak hanya itu, mendasari keputusan dari PT LIB, Bambang menuturkan bahwa PSCS Cilacap juga bakal menerapkan langkah antisipasi maupun pencegahan terjadinya Claster Baru penyebaran Covid19 didalam dunia olahraga khususnya sepak bola. Salah satunya dengan membatasi jumlah kunjungan masyarakat pada sesi latihan, maupun penerapan regulasi pertandingan PSCS Cilacap yang digelar tanpa suporter.

Memang untuk regulasinya ditengah pandemi saat ini ada sedikit perbedaan daripada yang sebelumnya, karena seluruh tim termasuk PSCS Cilacap diharuskan bermain tanpa suporter. Kemudian kami juga akan membatasi kunjungan masyarakat disaat sesi latihan berlangsung. Ini tentunya demi kebaikan kita semua,” kata Bambang.

Namun demikian sebelum diterapkan, lanjut Bambang, pihaknya bersama jajaran kepengurusan PSCS Cilacap akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada para fans setia dari tim berjuluk Hiu Selatan. Bahkan untuk memuaskan dahaga para suporter yang tidak diperbolehkan mendukung secara langsung di Stadion Wijayakusuma Cilacap, diputaran tahun ini seluruh laga PSCS direncanakan bakal ditayangkan disitus resmi official PSCS.

Kami akan segera mengadakan rapat dijajaran kepengurusan dan sebelumnya juga akan melakukan pertemuan dengan perwakilan dari Laskar Nusakambangan. Tentunya untuk memberikan informasi serta sosialisasi terkait regulasi saat ini,” imbuhnya.

Bambang berharap kondisi pandemi Covid19 ini segera berakhir. Sehingga kompetisi sepak bola nasional, baik liga 1 dan 2 dapat kembali pulih dan mampu dinikmati oleh seluruh elemen masyarakat.

“Tentunya saya berharap kondisi ini dapat segera pulih. Sehingga semuanya dapat berjalan optimal seperti sebelum adanya pandemi Covid19. Kami juga memohon doa restunya dari seluruh pihak untuk target kami di tahun ini mampu lolos ke liga 1 Indonesia,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *