Fenomena Langka Supermoon, Picu Pasang Maksimum

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Cilacap menginformasikan adanya fenomena Supermoon, Selasa malam ini. Fenomena langka tersebut diklaim bakal menjadi fenomena terbesar sepanjang 2019.

Pasalnya Supermoon kali ini merupakan purnama Perige. Yakni bulan berada di posisi terdekat dengan bumi, sekitar 363 ribu km dari bumi. Saat purnama perige terjadi, ukuran bulan akan menjadi lebih besar 14% dari pada saat purnama apoge. Tak hanya itu, bulan juga akan tampak lebih cemerlang 30% dibandingkan ketika purnama apoge.
Bulan akan mulai masuk ke titik terdekat bumi sekitar jam 4 sore nanti. Sementara itu, puncak bulan purnama akan terjadi sekitar jam 11 malam nanti. Kendati demikian, tidak semua wilayah diklaim dapat menikmati keindaan Supermoon malam nanti. Sebab cuaca disetiap wilayah tidak selalu sama.

Prakirawan BMKG Cilacap, Rosdiana Intan Azhari mengatakan, di samping menikmati keindahan Supermoon yang akan terjadi malam ini, BMKG juga mengeluarkan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar pesisir pantai untuk waspada akan adanya pasang air laut maksimum.

“Pada malam hari nanti, masyarakat khususnya untuk kalangan nelayan perlu berhati – hati dalam menjalani aktifitas pelayaran, terutama untuk penggunaan kapal nelayan dengan kategori kecil. Pasalnya selain terjadi pasang air laut maksimum, pada hari yang sama juga diprediksi terjadi hujan dengan intensitas ringan disertai petir,” (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *