Gencarkan Operasi, 27 Ribu Pelanggar Non Yustisi Berhasil Terjaring Petugas

CILACAP – Satpol PP Cilacap bersama TNI Polri serta Satgas Covid-19 Kabupaten Cilacap terus mengintensifkan operasi yustisi maupun non yustisi, terkait protokol keshatan diwilayah kerjanya. Hal ini dilakukan guna menekan angka kasus aktif serta pelanggaran prokes Covid-19. Berdasarkan rekap data Pol PP Cilacap per awal September 2021, diketahui ada puluhan ribuan pelanggar yang sudah berhasil terjaring oleh petugas.

Kabid Perundang – Undangan Daerah pada Satpol PP Cilacap – Bachtiar Ahmad mengakui, bahwa sampai saat ini masih terdapat pelanggaran protokol kesehatan oleh masyarakat. Diantaranya didominasi dengan kasus tidak mengenakan masker dalam beraktifitas diluar rumah.

“Ya masih ada, mereka kebanyakan yang melanggar itu tidak menggunakan masker,” kata Bachtiar.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, dari rekap data selama tahun 2020 lalu ada 27 ribu lebih pelanggar Non Yustisi yang terjaring oleh petugas. Sementara di tahun ini sampai dengan 1 September 2021, terdapat 14 ribu lebih pelanggar yang sudah diterjaring. Adapun sanksi yang diberikan berupa sanksi sosial dan kedisiplinan.

Selanjutnya terkait operasi Yustisi Covid-19, dikatakan sepanjang Agustus 2021 ada sebanyak 20 pelanggar yang sudah disidangkan dan dikenai denda sesuai aturan yang berlaku. Yakni dengan denda yang terkumpul dan masuk Kas Daerah sebanyak satu juta seratus lima ribu rupiah.

“Sedangkan dalam kurun waktu sepanjang 2020 hingga Agustus 2021, ada total 760 orang pelanggar yang ditertibkan, diikuti dengan jumlah total denda sekita 33 juta rupiah yang telah masuk Kas Daerah,” ungkapnya.

Bachtiar menghimbau kepada semua pihak untuk dapat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Harus disiplin tetap menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tidak berkerumun dan berperilaku hidup sehat,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *