GROPOKAN TIKUS, ATASI 10 % KEHILANGAN PRODUKSI

Untuk mendukung pencapaian poduksi padi pada musim tanam Tanam 2019-2020 ini, lahan  Baku sawah seluas Seribu 960 hektar di kecamatan Maos ditargetkan mampu memberikan hasil panen sekitar 100 ribu ton . Untuk mencapai target tersebut,   selain dilakukan gerakan percepatan tanam, juga berakan Gropyokan Tikus secara  massal.

LAPORAN, selengkapnya ……..

Sebagai salah satu kawasan sentra produksi beras di Kabupaten Cilacap, Kecamatan Maos memiliki luas lahan baku sawah mencapai Seribu 960 hektar lebih. Dari cakupan luas tersebut, sekitar 70 persennya kini sudah dilakukan olah tanah dan sebar benih padi, melalui gerakan  percepatan tanam yang difasilitasi Dinas Pertanian Cilacap. Karena akibat musim kemarau panjang, yang berbuntut sulitnya pasokan air pada lahan sawah petani, ,menyebabkan keterlemabatan awal tanam. Kondisi ini dikhawatirkan, prodiuksi padi akan mengalami penurunan termasuk, akibat penurunan luas tanam, termasuk di wilayah Kecamatan Maos.

Camat Maos Ahmad husein ketika ditanya Bercahaya FM melalui telepon di sela-sela acara Gerakan Gropyokan Tikus secara massal di wilayahnya mengakui, produksi padi pada musim tanam 2019-2020 ini, wilayah Kevcamatan Maos ditarget sekiytar 100 ribu ton, untuk mendiukung upaya pencapaian program peningkatkan produksi padi di Kabupaten Cilacap./Karena berbagaiu upaya terus dilakuklan termasuk Gerakan Grotpykan tikus ini.

Hal senada diakui, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Supriyanto yang menyatakan, Gerakan Groprokan tikus ini dilakukan sebelum tanam diimulai, guna mremastikan lahan padi sawah dapat terhindar dari serangan  hama pengerat tersebut. Meskipun pengatruh serangan hama tikus  terhadap produksi padi di Cilacap hanya tidak lebih dari 10 persen, namun jika dihitung dalam satuan lahan yang luas, jumlahnya menjadi sangat besar.

Oleh karena itu, kepada seluruh petani di Kabupaten Cilacap, khususnya petani pada lahan sawah iirigasi,  Supriyanto mengharapkan, agar dapat segera melaklukan penanaman serempak. karenha berdasarkan pengalaman dan perhitungan teknis, sekitar 3 bulan ke depan yaitu masa panen pada bulan Januari maupun  awal Pebruari 2020, produktivitasnya akan lebih baik Diakuinya, pemerintah Kabupaten Cilacap, melalui Dinas Pertanian juga telah menyalurkan bantuan benih yang sudah terdistribusi di wilayah kecamatan Maos . (4ng2id)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *