Hadapi Musim Penghujan, Polres Bersama Pemkab Cilacap Gelar Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan Bencana

CILACAP – Polres Cilacap bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap menggelar Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan dan Perlengkapan Search and Resque (SAR) Menghadapi Bencana Alam di Wilayah Kabupaten Cilacap, Senin (1/11/2021) di Alun-Alun Kabupaten Cilacap.

Apel dipimpin oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Cilacap dan Forkopimcam Kabupaten Cilacap, serta diikuti oleh anggota Polres, Kodim 0703, Danlanal, Basarnas, BPBD, Satpol PP, OPD, Satgas Bencana dan elemen masyarakat di wilayah Kabupaten Cilacap.

“Apel konsolidasi ini adalah bentuk kesiapan Pemerintah Daerah dalam menghadapi kejadian bencana alam dan bentuk respon pemerintah mengantisipasi kejadian bencana secara terpadu dengan melibatkan banyak pihak.” Hal tersebut disampaikan Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji dalam amanatnya.

Menurut data dari BPBD, tercatat 173 kejadian bencana yang terdiri dari 37 kejadian banjir, 80 tanah longsor, 53 kejadian angin kencang, 1 kekeringan, 1 gelombang pasang yang menelan korban jiwa dengan kerugian mencapai 27 milyar rupiah pada tahun 2020.

“Sementara tahun 2021, dari Januari sampai September, sudah tercatat 78 kejadian bencana alam seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, angin kencang, kekeringan dan gelombang tinggi yang mengakibatkan kerugian sebesar 2 milyar rupiah.” Jelas Bupati.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji saat menyampaikan amanatnya dalam Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan dan Perlengkapan SAR Menghadapi Bencana Alam di Wilayah Kabupaten Cilacap, Senin (1/11/2021).

Bupati menambahkan, berdasarkan prakiraan cuaca yang disampaikan oleh BMKG, bahwa puncak musim penghujan terjadi di bulan November 2021 hingga Februari 2022, “kita harus mewaspadai bencana alam yang mungkin terjadi pada musim penghujan ini.” himbaunya.

Kapolres Cilacap Eko Widiantoro mengatakan bahwa selain personil, sarana dan prasarana, diperlukan juga  langkah antisipasi lainnya seperti mapping titik lokasi yang rawan terhadap bencana selama musim penghujan.

Apel Konsolidasi Kesiapsiagaan dan Perlengkapan Search and Resque (SAR) Menghadapi Bencana Alam digelar untuk menyiapkan personil dan menggelar seluruh sarana prasarana yang akan digunakan dalam penanggulangan bersama, seperti ambulance, mobil, perahu karet, kayak dan alat penanggulangan bencana lainnya.

Sementara itu, Kapolres Cilacap Eko Widiantoro mengatakan, selain personil, sarana dan prasarana, diperlukan juga langkah antisipasi lainnya seperti mapping titik lokasi yang rawan terhadap bencana selama musim penghujan.

“Dengan ini teman-teman di wilayah maupun distrik yang rawan bencana perlu menyiapkan tempat, logistik, sarana dan prasarana sehingga masyarakat yang terdampak tetap bisa memiliki motivasi dan semangat. Dengan kesiapan dan soliditas yang tinggi, harapannya masyarakat dapat terbantu dan semoga kondisi cuaca yang diprakirakan tidak memberikan dampak bencana yang besar di Cilacap.” pungkasnya.

(Berita/Intan/BercahayaFm)

dok : kominfo