Hancurkan Dua Rumah, Pemilik Obat Petasan Di Jerat 8 Tahun Penjara

CILACAP – Nasib apes harus dialami pemuda 25 tahun berinisial ZU warga Desa Sidaurip Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, yang semula ingin merayakan lebaran dengan tradisi membakar petasan, namun justru berbuntut mengantarkan dirinya berlebaran dari dalam jeruji besi Polres Cilacap.

Hal ini terjadi akibat sejumlah bahan maupun obat petasan dan petasan yang sudah dibuat ZU meledak sebelum sempat ia bakar.  Parahnya dari ledakan ini menyebabkan sedikitnya rumah warga mengalami kerusakan parah.

Kapolres Cilacap – AKBP Leganek Mawardi mengungkapkan, bahwa akibat perbuatan tersebut, ZU terancaman hukuman pidana penjara paling lama 8 tahun. Yakni dengan jeratan sesuai Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan atau Pasal 187 ayat 1 KUHP.

Lebih lanjut, Kapolres mengatakan, bahwa aturan itu menyebutkan tentang kepemilikan dan atau menyimpan bahan peledak atau obat petasan yang menimbulkan Kerugian. Sementara dari hasil pendalaman, diketahui terdapat total 5,5 kilogram obat petasan yang di beli tersangka melalui pemesanan online dari wilayah Kebumen.

“Jadi ZU ini mememsan online lewat facebook, ada 5,5 Kilogram obat petasan dari kenalannya di Kebumen. Kita sudah koordinasi dengan jajaran disana guna antisipasi kejadian serupa,” kata Kapolres.

Kapolres menghimbau agar masyarakat tidak bermain atau sengaja membuat petasan karena di larang akibat bahaya yang dapat ditimbulkan.

(guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *