Jadi Pilar Penting, Pendidikan Dapat Perhatian Khusus Dari Pemkab Cilacap

CILACAP – Adanya pandemi Covid-19 membuat sejumlah sektor terdampak. Seperti halnya sektor pendidikan di Kabupaten Cilacap yang sejauh ini masih berjalan belum optimal lantaran proses pembelajaran selama ini terpaksa masih dilaksanakan melalui Daring atau dalam jaringan. Hal ini menjadikan keperihatinan tersendiri bagi Bupati Cilacap – Tato Suwarto Pamuji. Olehkarenanya pihaknya mengajak seluruh pihak untuk tetap semangat dan mampu beradaptasi dengan adanya Covid-19.

Yakni membangun Cilacap lebih maju dengan meningkatkan kualitas kinerja dengan diikuti adanya evaluasi dan perencanaan yang baik.

Hal ini disampaikan Bupati Cilacap usai Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Cilacap ke 165, di Pendopo Wijayakusuma Cakti, Minggu pagi, (21/03/21).

Masih menurut Tatto, pendidikan merupakan salah satu pilar dari program Pemkab Cilacap yakni Bangga Bangun Desa. Sehingga sektor ini akan terus menjadi perhatian tersendiri dan akan terus ditingkatkan.

“Apa yang telah dikerjakan oleh pemerintah selama ini maupun apa yang sudah dikerjakan kita saat ini harus terus dievaluasi dan ditingkatkan. Pembangunan di Cilacap selama ini melalui Bangga Bangun Desa harus tetap dilakukan agar Kabupaten Cilacap semakin baik,” tegas Bupati.

Terkait masih adanya wilayah yang terisolir jaringan internet, Wakil Bupati Cilacap – Syamsul Aulia Rahman mengakui, adanya keadaan geografis Cilacap yang sangat beragam menjadi faktor penyebabnya. Yakni seperti di beberapa wilayah Cilacap Barat yang diakui banyak blank spot jaringan internet.

Kendati demikian, hal ini diklaim secara bertahap sudah ditangani oleh Pemkab Cilacap dengan sejumlah pemasangan jaringan internet terintegrasi di beberapa kantor pemerintahan desa. Bahkan ada kebijakan untuk daerah blank spot, aktifitas pendidikan diperbolehkan berkumpul melakukan daring secara bersama – sama dengan menggunakan prokes Covid-19, yakni di area Free Hot Spot yang bertempat di kantor Desa.

“Berdasarkan perkembangannya Gubernur Jateng telah mengeluarkan kebijakan untuk diperbolehkan sekolah tatap muka khususnya bagi zona hijau Covid-19,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *