Jaga Stabilitas Harga, DPKUKM Cilacap Blusukan Ke Pasar

CILACAP – Menjelang bulan ramadhan, sejumlah pasar tradisional diwilayah Kabupaten Cilacap menjadi sasaran operasi sidak harga maupun ketersediaan panganan oleh Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah atau DPKUKM Cilacap.  Hal ini dilakukan guna menjaga satbilitas harga kebutuhan pokok yang ada dipasaran. Terlebih harga pasar di Kabupaten Cilacap menjadi pantauan secara Nasional.

Seksi Stabilitas Harga dan Kemetrologian DPKUKM Cilacap – Warsun mengungkapkan, bahwa diketahui hasil dari sidak di Pasar Gede, Pasar Sidodadi, dan Pasar Tanjungsari,  sejauh ini sudah cukup bagus. Yakni harga berbagai komoditas pangan maupun kebutuhan pokok kini berada dalam kondisi normal.

Seperti harga bawang merah dan putih yang dibandrol masih pada kisaran 34 ribu rupiah, kemudian harga daging ayam potong semula 34 ribu rupiah kini mengalami kenaikan seribu rupiah menjadi 35 ribu rupiah. Sedangkan komoditas lainnya, telur ayam justru mengalami penurunan hingga dibawa HET. yakni dari 24 ribu rupiah menjadi 21 ribu rupiah.

“Alhamdulilah untuk harga sampai hari ini sesuai dengan hasil pengecekan masih cukup stabil dan sudah mulai normal kembali,” imbuhnya.

Disinggung mengenai ragam fenomena  Cabai Rawit  yang sempat meroket, Warsun mengaku, bahwa pada minggu ke dua di bulan Maret  harga cabai rawit di Cilacap memang sempat meroket. Bahkan harganya setara dengan satu kilogram daging sapi berkualitas, yakni sekitar 120 ribu per kilogram. 

Namun demikian, kondisi tersebut kini sudah tidak lagi terjadi setelah Pemkab Cilacap melalui Dinas terkait melakukan berbagai upaya termasuk mendorong masuknya stok cabai ke sejumlah pasar di Cilacap. Sehingga ditegaskan untuk saat ini, harga cabai rawit merah dikatakan telah kembali pada harga semula, yakni sekitar 50 ribu rupiah perkilogramnya.

“Untuk cabai diharapkan nanti akan turun kembali normal menjadi harga standart 30 ribu rupiah perkilogram. Kami harap kondisi stabilitas harga pasar di Cilacap saat ini dapat bertahan hingga awal bulan ramadhan nanti. Sehingga tidak terjadi fluktuasi harga yang tinggi,” pungkasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *