Jalan Nasional Karangpucung Cilacap Ambles, Ini Kata Kementerian PUPR

Kondisi terkini ruas jalan di Karangpucung Cilacap yang sempat ambles sudah dapat dilalui kendaraan, Senin (19/04/21).


CILACAP – Jalan nasional yang berada diruas perbatasan Jabar dan Karangpucung Cilacap, yakni dilokasi KM 60, mengalami amblas pada Minggu pagi. Kondisi ini sempat membuat arus lalu lintas para pengguna jalan tersendat. Bahkan harus diperlakukan buka tutup ruas jalan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Terkait hal ini, pihak terkait memastikan akan segera menanganinya dengan berabagi upaya.

Dikonfirmasi tim pemberitaan LPPL Radio Bercahaya FM, Kementerian PUPR melalui PPK 2.1 Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Prov Jateng – Setiawan Wibowo, ST., M.Sc mengungkapkan, bahwa amblasnya jalan nasional di Karangpucung ini disebabkan adanya kerusakan pada gorong – gorong air yang ambrol. Sehingga menyebabkan badan jalan ambrol lantaran air mengikis lapisan bawah.

Lebih lanjut, pihaknya menyampaikan, volume jalan amblas ini berdiameter 2 meter dengan kedalaman 4 meter, dan diameter bawah sepanjang 5 meter.

“Sejak hari Minggu malam telah dilakukan pengerjaan berupa penggantian gorong – gorong baru. Yakni diantaranya dengan diawali penggalian menggunakan ekskavator, maupun penimbunan material yang bersifat sementara,” imbuhnya.

Ditanya soal taget, Setiawan menyatakan, perbaikan jalan ambles ini ditargetkan bakal rampung minggu depan. Yakni dengan berbagai tahapan yang harus dilakukan. Seperti pemadatan, penggantian lapis pondasi agregat kelas A, serta pengaspalan guna menyesuaikan elevasi jalan.

“Alhamdulillah untuk per hari ini Senin 19 April 2021, ruas jalan nasional di Karangpucung sudah bisa digunakan kembali. Meskipun masih memerlukan beberapa tahap finishing tetap kita prioritaskan kelancaran lalulintas terlebih dahulu. Targetnya Minggu depan sudah diaspal” ungkap Setiawan Wibowo.


Setiawan Wibowo menghimbau, masyarakat untuk tetap waspada jika melintasi ruas jalan tersebut. Selain itu dalam kondisi saat ini, dia meminta maaf kepada masyarakat jika dalam perjalanan masih terdapat ketidaknyamanan lantaran masih adanya proses pengerjaan atau perbaikan oleh petugas.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *