Jelang Nataru, Pemkab Cilacap Gelar Rakor Lintas Sektoral. Bupati : Jangan Sampai Kita Kecolongan

CILACAP – Jelang Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, Pemkab Cilacap menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Anev Penanganan Covid – 19 Dan Kesiapan Pengamanan Menghadapi Natal Tahun 2021 Dan Tahun Baru 2022 Di Wilayah Kabupaten Cilacap, yang dilaksanakan pada Selasa, (23/11/21) di Ruang Prasanda Kantor Bupati Cilacap Kabupaten Cilacap.

Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Danlanal Kolonel laut (PM) Sugeng Subagyo, S.Sos., Dandim 0703/Cilacap Letkol lnf. Andi Afandi, S.l.P, Kapolres AKBP. Eko Widiantoro, S.I.K., M.H, unsur Forkopimda, para Kepala OPD serta para Camat.

Saat membuka Rakor, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji menyampaikan bahwa menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Kabupaten Cilacap harus tetap aman dan terkendali. Meski sudah berada di level 2, namun harus dilakukan pengamanan sesuai dengan protokol kesehatan, hal ini dilakukan guna meminimalisir adanya kerumunan dan melonjaknya kembali kasus Covid – 19.

“Jangan sampai kecolongan di Natal dan Tahun baru ini, saya minta jangan. Forkopimda dan Dishub untuk jalan, nanti kalau bisa di tutup saja, lampu juga di matikan, jangan sampai lampu di nyalakan,” kata Bupati.

Bupati juga menghimbau kepada para pejabat, untuk merayakan Nataru di Cilacap saja. “Saya himbau kepada para pejabat dari Bupati sampai Lurah, untuk merayakan Nataru di rumah saja, jangan sampai keluyuran kemana – mana, nanti pulang dari sana bawa (virus Covid) lagi kesini, nanti akan terjadi lagi (lonjakan Covid – 19),” himbau Bupati.

Masyarakat juga di himbau untuk tidak euforia di tempat wisata. Sementara, untuk perayaan Tahun baru, Bupati kembali menegaskan tidak ada pesta. “Jadi tempat – tempat yang ada ini jangan ada lagi kembang api, pesta di jalan ada band dan lainnya, saya tegaskan tidak ada pesta di Tahun Baru,” tegas Tatto.

Mulai tanggal 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022, Pemerintah akan menrapkan PPKM Level 3 di seluruh wilayah Indonesia saat libur Nataru. Terkait hal tersebut, Sekretaris daerah kabupaten Cilacap Farid Ma’ruf menjelaskan bahwa pada level 3 ini akan ada pengetatan. Seperti hajatan yang hanya boleh di hadiri oleh 20 orang saja. “Takutnya nanti menjadi klaster hajatan, apalagi nanti tahun baru natal pada pulang kita tidak tau riwayat Covid – 19nya,” kata Sekda.

Kapolres Cilacap AKBP. Eko Widiantoro mengatakan bahwa kegiatan Rakor ini untuk melakukan langkah – langkah strategi yang jelas untuk mengantisipasi tren kenaikan kasus Covid – 19 seperti yang terjadi di tahun lalu.

“Jangan sampai kita terjadi kelengahan – kelengahan sehingga mengakibatkan gelombang ke 3. Kalaupun nantinya harus ada, ini juga butuh kesiapan dari Dinkes seperti oksigen, ruang ICU dan segala macem, kalau memang nanti terjadi peningkatan, biar tidak kebingungan termasuk tempat isolasi isoter,” ucap Kapolres.

Kapolres juga memaparkan beberapa kerawanan yang mungkin terjadi menjelang perayaan Nataru. Salah satunya kerawanan seperti Harga Pangan, Arus Mudik Dan Balik, Bencana Alam dan Non Alam, Sweeping Ormas, Tindak Pidana Terorisme (Penyerangan Tempat Ibadah (Gereja), Aparat dan Mako Polri, Ancaman Bom di Pusat Keramaian) serta Kejahatan Konvensional yang meresahkan seperti Curat, Curanmor, Curas, Miras dan Perkelahian antar warga.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami telah Memperkuat Personel dari Polres Cilacap dan  Melibatkan Instansi terkait, Menempatkan Pos Terpadu Alun – Alun, Pos Yan Terminal, Pos Pam Mergo, Pos Pam Sampang, Pos Pam Stasiun Ka Kroya, Pos Pam Wisata yakni di THR dan Benteng Pendem. Selain itu juga akan dilakukan Penutupan Jalur, Pengalihan Arus, dan akan membentuk Tim Patroli Dan Tim Public Adress pada lokasi rawan berkerumun,” jelas Kapolres

Dandim 0703/Cilacap Letkol lnf. Andi Afandi, S.l.P juga menyampaikan bahwa rakor ini tentunya sangat penting dan strategis karena dapat menjadi media komunikasi antar unsur pimpinan daerah dengan para pejabat daerah baik di tingkat Kabupaten, Kecamatan maupun Desa dan Kelurahan untuk mengkoordinasikan berbagai hal terkait dengan persiapan perayaan Natal tahun 2021 dan tahun baru 2022 di tengah pandemi Covid-19.

“Rakor ini untuk mensinergikan langkah-langkah yang akan ditempuh untuk melaksanakan kebijakan yang telah ditentukan, harapan tersebut akan terwujud jika dalam diri kita, tertanam motivasi kerja dan komitmen untuk selalu melakukan yang terbaik bagi kemerdekaan masyarakat, yang disertai dengan peningkatan disiplin dan profesionalisme untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan,” Ucapnya.

Penyampaian lainnya juga datang dari Danlanal Kolonel laut (PM) Sugeng Subagyo, S.Sos.,  tentang kesiapan personilnya mendukung kegiatan untuk melaksanakan pengamanan baik Natal maupun tahun baru 2022 serta kegiatan yang lain termasuk di dalam melaksanakan kegiatan bantuan operasi Yustisi.

Sementara, Kajari, Tri Ari Mulyanto, SH., MH sendiri, dalam masalah penegakan hukum dan perlunya peningkatan penegakan prokes Covid 19, pihaknya telah menyiapkan jaksa di Pos pos yang sudah disiapkan, serta dari unsur pimpinanan daerah lainnya. (tan/bercahayafm)