Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Masih Tinggi, Dinas KB PPPA Cilacap Genjot Kinerjanya

CILACAP – Dalam periode dua tahun terakhir, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Cilacap masih cukup tinggi dan mengalami peningkatan yang signifikan. Hal ini dinilai menjadi persoalan serius yang harus diperhatikan serta menjadi tanggung jawab semua pihak.

Berdasarkan data Dinas Keluarga Berencana , Perempuan, Perlindungan Anak atau KB PPPA Kabupaten Cilacap, pada tahun 2020 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2019. Pada tahun 2019 tercatat ada 109 korban perempuan dan anak, namun meningkat di tahun 2020 menjadi 147 korban.

Sedangkan di tahun 2021, per akhir Agustus terdapat 58 kasus dengan jumlah korban perempuan dan anak sebanyak 62 orang. Rinciannya korban anak sebanyak 58 orang dan dewasa 4 orang. Kemudian berdasarkan jenis kelamin korban perempuan 56 orang dan laki-laki 6 orang.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas KB PPPA Kabupaten Cilacap – Budi Santosa dalam Pelatihan Peningkatan Kualitas SDM Layanan Korban Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak tahun 2021. Kegiatan berlangsung di Aula dinas setempat dengan menerapkan ptokol kesehatan Covid-19 ketat, Kamis 16 September 2021.

Naiknya jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Cilacap, lanjut Budi Santosa, diantaranya didominasi oleh kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh pelaku yang tinggal di lingkungan terdekat. Sehingga kondisi ini menurutnya membawa keprihatinan tersendiri.

Terlebih di masa pandemi saat ini saat anak-anak seharusnya berada aman di rumah dengan pengawasan dari orang tua, namun kenyataannya justru jumlah korban meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya.

Adapun upaya penyelesaiannya, Budi Santosa menilai perlu adanya kolaborasi dari seluruh elemen atau lintas sektoral. Sebab kasus ini digambarkan seperti fenomena gunung es yang hanya terlihat permukaannya saja. Bahkan diyakini masih banyak yang belum terungkap dan perlu ditangani.

“Saya khawatir kalau kita tidak bergerak cepat dengan langkah yang strategis, kolaboratif yang mantap, angka ini akan bergerak naik terus. Sehingga masing – masing saya titip kepada semua pihak untuk terus perhatian yang penuh terhadap anak kita maupun sekitar, terhadap menciptakan lingkungan yang kondusif bagi tumbuh kembang anak,” kata Budi Santosa.

Budi menambahkan, Dinas KB PPPA Kabupaten Cilacap dalam hal ini juga terus berupaya melakukan percepatan dalam program kerjanya.

Seperti pemetaan wilayah, pemberian edukasi sejak dini, serta menggandeng berbagai unsur instansi, lembaga, pemerintah desa, hingga elemen masyarakat.

“Bahkan jika terdapat temuan kasus, kami Dinas KB PPPA Cilacap turut melakukan pendampingan kepada korban,” tandasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *