Kisruh Pekerja PT PBAS Belum Usai

Nasib ratusan pekerja PT. Patra Badak Arun Solusi – PBAS Cilacap masih menggantung. Pertemuan dengan pihak Pertamina juga belum membuahkan hasil, bahkan berjalan alot untuk memenuhi tuntutan buruh perusahaan ini. Pertemuan kedua belah pihak dimediasi oleh Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian pada Rabu kemarin.

Pekerja PBAS menuntut penghapusan sistem kerja Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu – dirubah menjadi Perjanjian Kerja Waktu Tertentu. Para buruh menolak sistim perekrutan tenaga baru, karena dinilai mendiskriminasi dan merugikan buruh pekerja lama.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Federasi Sekitar Pekerja PT.PBAS – Saliman mengatakan, perusahaan dinilai telah membuat sejumlah keputusan sepihak, sehingga merugikan pekerja.

“Perusaha meminta perbaikan kesamaan administrasi, dan kami sepakat silahkan perusahan membuatnya sesuai standar hak pekerja dengan Jakarta karena kalau penyesuaian mengikuti CIlacap pekerja kasihan. Kami juga meminta tidak ada pernyataan Pertamina dirugikan karena adanya SP yang mengalami pergerakan, dan kami masih bertahan menolak 3 yang UPS,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kabid Staf Hubungan Industrial dan Jamsostek pada Disnakerin Cilacap – Sri Peni mengakui belum adanya titik temu dari persoalan tersebut. Itu karena menurutnya, masing – masing pihak tetap bersikukuh dengan keinginannya.

Sampai berita ini diturunkan, perwakilan dari perusahaan masih belum memberikan keterangannya terhadap kebijakan yang bakal diberikan kepada ratusan pekerja PT.PBAS. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *