Lagi, Pelajar Sasaran Empuk Pengedar Narkoba

BERCAHAYA FM. Pelajar kembali menjadi sasaran empuk peredaran narkoba di Kabupaten Cilacap. Kendati beragam cara dilakukan aparat terkait untuk menekannya, namun kasus ini tetap marak terjadi. Terakhir dengan ditangkapnya 11 tersangka pengedar narkoba yang hampir semuanya menyasak kalangan pelajar dan pemuda sebagai konsumennya. Penangkapan itu dilakukan oleh Satuan Narkoba Polres Cilacap dan kasusnya pada Rabu (7/11) kemarin digelar di Mapolres.

Kapolres AKBP Djoko Julianto menandaskan, 11 tersangka ini ditangkap dari tempat yang berbeda dalam dua pekan terakhir. Diantaranya penangkapan di Majenang, wilayah Kroya, Jeruklegi, Cimanggu dan wilayah kota Cilacap. Pihaknya menyita barang bukti berupa dua paket ganja berisi 55 gram, satu kaleng berisi tembakau sintetis serta 39 butir psikotropika dan jenis ogaya 33 butir berikut 9 buah HP yang biasa digunakan untuk transaksi berikut sejumlah uang.

“Modus para pengedar narkoba ini menggunakan jasa kurir dengan komunikasi melalui HP. Sekarang masih kembangkan kasusnya untuk mencari kemungkinan keterkaitan jaringan dari 11 tersangka” tutur Kapolres.

Diketahui, 11 tersangkanya adalah Mardianto (34) warga Tritih Lor Jeruklegi, Ridwan Arbani (23) warga Desa Panimbang Kecamatan Cimanggu, Rizky Ahmad (22) warga Pesahangan Cimanggu, dan Slamet Nopati (18) warga Desa Bener Majenang. Berikutnya Delon Romadhona (18), Rudi Ginanjar (24) dan tersangka bernama Luki Agus Lesmana (25). Ketiganya merupakan warga Desa Cilopadang Majenang. Turut ditangkap tiga warga Banyumas yakni Arif Budianto (18), Sinung Guritno (19) dan Dimas Laksono (21). Satu tersangka lain merupakan warga Maos Kidul yang berusia 23 tahun bernama Prizky Dwi Prastika.

Ancaman hukuman 10 tahun penjara menanti masing-masing tersangka sesuai Undang-undang tentang Psitokropika dan Undang-undang Narkotika. (Adhy)

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *