Laka Laut Masih Tinggi, Basarnas Cilacap Tunggu Kapal Baru

Potensi kebencanaan disejumlah wilayah Jawa Tengah khususnya Cilacap menjadi perhatian serius dari berbagai pihak. Tidak terkecuali Basarnas Cilacap yang terus melakukan sejumlah pemantauan dari laporan berbagai kondisi kebencanaan maupun kecelakaan secara real-time khususnya di wilayah kerjanya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Cilacap – I Nyoman Sidakarya mengatakan, ada 6 Kabupaten yang saat ini menjadi wilayah kerja Basarnas Cilacap. Diantaranya Kabupaten Cilacap, Brebes, Banyumas, Purbalingga, Kebumen, dan Purworejo.

Terkait tugas kemanusiaan dari segi kebencanaan maupun potensi bahaya lainya, dikatakan jajaran personil Basarnas Cilacap sejauh ini cukup baik dan antusias. Bahkan dalam perkembangannya terdapat penguatan serta peningkatan kualitas SDM maupun Sarpras di Basarnas.

Disinggung mengenai grafik laka laut, I Nyoman Sidakarya mengakui, bahwa jumlahnya masih cukup tinggi. Yakni hingga bulan Maret 2021 ini, ada sekitar 50 kasus, baik diwilayah perariran laut maupun sungai yang berhasil ditangani oleh Basarnas Cilacap.

“Sampai saat ini ada sekitar 40 sampai 50 kasus kecelakaan laut maupun perairan di Cilacap yang sudah berhasil kami tangani,”ungkapnya.

Terkait sarpras, untuk ditahun ini Basarnas Cilacap juga telah mengajukan sejumlah alut untuk meningkatkan optimalisasi dalam penanganan bencana khususnya Laka laut.

“Kita tentunya berharap alut berupa Kapal Besi sepanjang 40 meter yg diajukan dengan kata lain merupakan alokasi dari pusat dapat diterima tahun ini,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *