Libur Nataru, Pengunjung Pantai Teluk Penyu Meningkat, Prokes Di Perketat

CILACAP – Sejumlah warga kembali ramaikan kawasan wisata untuk mengisi liburan Natal dan tahun baru, salah satunya di obyek wisata teluk penyu Cilacap.

Rustika, Salah satu wisatawan asal Kecamatan Gandrungmangu Cilacap mengaku memilih Teluk Penyu sebagai tempat berlibur karena mudah diakses dan dekat dengan pusat kota.

“Ini kan deket sama pusat kota juga, jadi bisa kalau dari pantai langsung ke kota, dan wisatanya banyak di sini ada pasir putih Nusakambangan ada benteng pendem juga,” katanya.

Ia juga mengaku, tiket masuk ke wisata teluk penyu terbilang murah. “Tiketnya murah, tadi cuma Rp 10 ribu saja perorang, makanan nya juga murah” katanya.

Pengunjung mulai ramai memadati wisata teluk penyu sejak hari raya natal. Karyawan Wisata Teluk Penyu Cilacap Aris mengatakan, kenaikan jumlah pengunjung pada libur nataru tahun hanya sekitar 10 – 20% saja.

“Kenaikannya memang tidak signifikan, tapi untuk puncak ramainya ya hari minggu kemarin, ada sekitar 2.127 pengujung, ini di hitung dari jumlah tiket yang terjual,” katanya.

Selain dapat melihat keindahan pantai teluk penyu, wisatawan juga dapat berkunjung ke wisata sejarah benteng pendem yang juga sekaligus wisata edukasi untuk anak. “Dan sampai saat ini benteng pendem masih terawat dan layak untuk dikunjungi. Kedepannya, wisata teluk penyu akan lebih kita benahi dan penataan fasilitas yang ada, kalau rencana ya pasti ada tapi kita perawatan yang ada dulu,” Ujar Aris.

Sebelum masuk ke wisata Teluk Penyu Cilacap, pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, memakai handsanitizer, pengecekan suhu dan tetap menjaga jarak. Hal itu guna mengantisipasi penyebaran Covid – 19 dan terjadinya klaster wisata.

“Kalau pengunjung yang tidak memakai masker, kita sediakan masker juga, dan kalau tetap tidak mau ya kita suruh putar balik, kita juga tanyakan kartu vaksin dan kita sediakan scan bercode aplikasi peduli lindungi di setiap pintu masuk ada,” katanya.

Selain prokes yang ketat, pengunjung di wisata teluk penyu juga di batasi, yakni 50% sesuai dengan aturan pemerintah. “Pengunjung yang datang ke teluk penyu memang tidak membludag, kalau menurut saya ini malah ga ada 50% malah,” pungkas Aris. (tan/bercahayafm)