Nekat Main Judi, ASN Asal Tasikmalaya Dicokok Polisi di Cilacap

CILACAP – TS seorang pria berusia 57 tahun yang diketahui merupakan aparatur sipil negara (ASN) asal Kabupaten Tasikmalaya dicokok Polisi lantaran kedapatan bermain judi bersama 9 temannya. Aksinya ini dilakukan ketika berada dikampung halamannya di Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap.

Dalam presconfrence yang diadakan di Mapolres Cilacap, Rabu Siang, Kapolres Cilacap – AKBP Leganek Mawardi melalui Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Rifeld Constantien Baba memberikan keterangannya, bahwa ditemukan fakta bahwa pelaku perjudian masing – masing memiliki latar belakang maupun profesi yang cukup beragam.  

Ada empat penjudi yang berprofesi sebagai pedagang, dua orang buruh, satu mantan ASN, dan ada juga yang berperan sebagai  penyedia tempat. Dari TKP perjudian itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti uang jutaan rupiah, taruhan judi dari dua kalangan, serta beberapa paket alat judi kartu ceki.

“Di pengungkapan ini, peredaran uang sampai Rp. 5.000.000, namun jika dalam satu hari satu malam bisa mencapai Rp. 10.000.000 perorang,” kata AKP Rifeld.

Sementara itu TS ketika diminta buka suara, dia mengatakan bahwa sebenarnya praktik judi yang dilakukannya sudah seringkali mendapatkan teguran dari sang istri. Namun demikian diabaikan hingga akhirnya dia tertangkap oleh Polisi.

“Saya kalo ketauan biasanya ya sering dimarahin sama istri, ini baru beberapa kocokan malah udah ketangkep,” kata TS.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini para tersangka menjalani proses hukum di Mapolres Cilacap. Mereka dijerat dengan pasal 303 KUHP tentang perjudian terancam hukuman maksimal 10 tahun dan denda 25 juta rupiah.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *