NIK Tidak Terdaftar, Siswa Tunda Vaksinasi

CILACAP – NIK siswa tidak terdaftar di Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cilacap menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan Vaksin Pelajar. Seperti yang terjadi pada kegiatan vaksinasi pelajar yang dilaksanakan di MAN 1 Cilacap, Sabtu, (11/9/21).

Kepala Puskesmas 2 Kesugihan dr. Kuncoro, mengatakan beberapa NIK siswa belum terconnect dengan Disdukcapil, sehingga petugas tidak bisa mengakses data siswa pada aplikasi Peduli Lindungi ataupun sistem BPJS. Jika tetap di vaksin, Siswa pun tidak bisa mendapatkan sertifikat vaksinasi. “Jadi kita, harapkan orang tuanya untuk mengurus itu dulu (NIK) nanti kita jadwalkan vaksinya lagi,” katanya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas MAN 1 Cilacap Sujarwo mengatakan, Vaksinasi diikuti oleh 988 pelajar dari 23 MA dan MTs di 5 wilayah Kecamatan seperti Kecamatan Cilacap Tengah, Cilacap Utara, Cilacap Selatan, Kesugihan dan Kecamatan Maos. Vaksinasi juga melibatkan tim vaksinator dari Puskesmas Kesugihan 1 dan 2, Klinik Hamada serta Klinik PMI Cilacap.

“Namun ada MTs Negeri 4 Cilacap yang berada di Desa Planjan Kesugihan, ingin mengadakan vaksinasi sendiri dengan jumlah kuota 145 vaksin. Kami juga melayani dari sekolah lain seperti dari SMP Negeri 2 Kesugihan, tanpa mengurangi kuota yang ada di disini,” Kata Sujarwo.

Sujarwo berharap, siswa – siswinya bisa tervaksin semua, sehingga bisa segera melaksanakan pembelajaran tatap muka normal, karena menurutnya banyak kendala dalam pembelajaran daring.

“Kadang ada tugas – tugas dari madrasah yang tidak sampai ke siswa, karena terkendala sinyal, internet, kuota, kendala pengawasan dan lainnya, intinya kurang efektif dengan pembelajaran daring,” jelasnya.

Sementara, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi, Camat Kesugihan Basuki Priyo Nugroho menyampaikan dengan dimulainya Pembelajaran tatap Muka, vaksinasi memang sangat di butuhkan oleh para siswa. “Kita berharap, siswa benar – benar bisa terjaga imunnya, sehingga pelaksanakan PTM, para siswa bisa merasa lebih tenang,” Ucap Camat.

Untuk mengetahui warganya yang belum menerima vaksinasi, pihaknya terus melakukan pendataan melalui satgas desa. “Kalau dulu masyarakat takut untuk di vaksin, sekarang kelihatannya malah rebutan, tapi kita tetap melakukan kepada satgas – satgas desa untuk melakukan pendataan identifikasi, kira – kira siapa yang belum, jadi manakala ada program – program yang khusus akan menjadi suatu prioritas,” kata Camat.

Selain di MAN 1 Cilacap, Forkopimcam Kesugihan juga melaksanakan monitoring kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan di beberapa tempat di wilayah Kesugihan seperti di Ponpes Al Ihya Ulumaddin, di Klinik Az Zahra kesugihan serta di Klinik PMI Kabupaten Cilacap.

(Berita/Intan/BercahayaFm)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *