Pangkalan TNI AL Cilacap Gelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2021

CILACAP – Dalam rangka mengantisipasi ancaman bencana alam di Kabupaten Cilacap, Pangkalan TNI Angkatan Laut bekerjasama dengan Stakeholder (BPBD, Basarnas TNI-POLRI dan Pemda) menggelar Pelatihan Penanggulangan Bencana Alam Tahun 2021.

Acara pelatihan, secara resmi dibuka oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal), Kolonel Laut (PM) Sugeng Subagyo, Senin (08/11/21) saat Upacara Pembukaan Pelatihan Penanggulangan Bencana Alam yang bertempat di Lapangan Apel Mako Lanal Cilacap.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap Wijonardi, Kepala Dinas Kesehatan Kab. Cilacap dr. Pramesti Griana Dewi, Kasdim 0703/Cilacap Mayor lnf Drs. Abdul Asis Lallo, Kepala KKP Cilacap, serta tamu undangan lainnya.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Danlanal Cilacap menyampaikan dengan di selenggarakan latihan penanggulangan bencana, masyarakat dapat mengidentifikasi titik evakuasi dan perlindungan yang dinilai paling aman sehingga pada akhirnya akan meminimalisir terjadinya korban.

“Latihan latihan penanggulangan bencana secara berkala, adalah sebagai upaya kita semua dan segenap lapisan masyarakat untuk dapat lebih tanggap, lebih waspada, dan selalu siap siaga, serta memiliki pengetahuan yang memadai dalam menghadapi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi,” ucapnya.

Kabupaten Cilacap merupakan daerah yang berpotensi terjadi bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kekeringan dan gelombang tinggi. Dalam kurun waktu bulan Januari saja dengan September 2021 saja telah terjadi 78 kali bencana dan menelan kerugian material mencapai lebih dari 2 miliar.

“Untuk itu, persiapan menghadapi bencana alam termasuk semua aktivitas yang dilakukan sebelum mengidentifikasinya tanda-tanda bencana agar bisa memfasilitasi pemakaian sumber daya alam yang tersedia, meminta bantuan dan rencana rehabilitasi dalam cara dan kemungkinan yang paling baik kesiapan menghadapi bencana alam dimulai dari level komunitas lokal, dan apabila sumber daya lokal tidak mampu maka kita meminta bantuan ke tingkat Nasional dan lnternasional,” tandasnya.

Latihan Penanggulangan Bencana Alam, melibatkan peserta dari seluruh stakeholder sebanyak 270 peserta, nantinya peserta akan diberikan pelatihan dan materi materi mengenai Penanggulangan Bencana Alam dan serta simulasi praktek lapangan. kegiatan dilaksanakan selama 3 hari, Senin – Rabu (08 – 10/ November 21).

(Intan/BercahayaFm)