Peraturan Ganjil Genap Untuk Pedagang dan Pelaku Usaha, Resmi Diterapkan Di Cilacap

CILACAP – Aturan ganjil-genap bagi pedagang resmi diberlakukan di Kabupaten Cilacap. Hal ini sejalan dengan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM mikro sesuai Intruksi Bupati Cilacap Nomor 15 Tahun 2021.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Kabupaten Cilacap – Yuliaman Sutrisno mengungkapkan, pemberlakuan ini bertujuan untuk mencegah serta mengurangi potensi timbulnya kerumunan diberbagai tempat. Terutama pada wilayah yang memiliki ruang terbuka hijau atau RTH, Alun – Alun, maupun kawasan terminal.

Secara masif kebijakan ganjil genap untuk pedagang ini, lanjut Yuliaman, juga diterapkan diseluruh wilayah Kecamatan di Cilacap. Disebutkan seperti diwilayah Kecamatan Adipala, Kroya, Sidareja, Majenang, Gandrungmangu, dan Bantarsari.

Selain penerapan ini, dalam momen yang sama petugas gabungan Satpol PP bersama TNI Polri dan lainnya, turut mensosialisasikan protokol kesehatan kepada para pedagang maupun warga. Yakni dalam bentuk lisan maupun pemasangan stiker pada tempat pelaku usaha dagang yang berisikan himbauan, dan aturan batas waktu berjualan.

“Kita pasangi stiker nomor ganjil genap dipedagang, juga aturan jam berdagang maksimal sampai dengan jam 9 malam, serta protokol kesehatan lainnya,” jelas Yuliaman.

Sementara itu, Camat Bantarsari – Hari Winarno mengungkapkan, bahwa pihaknya mendukung kebijakan Pemkab Cilacap dalam penerapan Ganji Genap ini. Terlebih dengan terbitnya Instruksi Bupati nomor 15 tahun 2021 yang harus dipatuhi semua pihak.

“Hal ini kami wujudkan dengan terus melakukan upaya percepatan dalam langkah penanganan serta pencegahan Covid-19 diwilayah kerjanya. Yakni dengan melakukan berbagai sosialisasi serta razia protokol kesehatan disejumlah titik strategis,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *