Petani Harus Merubah Pola Pikir

CILACAP – Salah satu cara untuk meningkatkankesejahteraan petani adalah dengan menanamkan jiwa kewirausahaan. Artinya, petani sekarang ini tidak lagi menjadi obyek yang hanya sebagai penghasil pertanian saja, tetapi harus mengubah pola pikir dengan memberdayakan dirinya agar memiliki jiwa wirausaha. Pola ini harus diterapkan oleh para petani di Kabupaten Cilacap agar lebih berkembang dan sejahtera dalam bidang yang digelutinya.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Cilacap, Supriyanto, pihaknya sedang berupaya mengarahkan petani agar tidak hanya mengacu pada gapoktan (gabungan kelompok tani )saja tetapi mendongkraknya dengan berpikir bisnis. Dengan demikian maka petani akan mengubah prilaku menjadi seorang wirausaha. Dalam hal ini utamanya untuk mengurangi ketergantungan seorang petani pada penanganan hasil produksi. Karena biasanya, tengkulak menjadi andalan dan jalan terakhir petani untuk penanganan hasil produksi.

Supriyanto mencontohkan, program Lapak Petani yang kini sudah dijalankan adalah salah satu ajang yang bisa menjembatani petani dalam mengubah pola pikir konvensional menjadi enterpreuner. Sebabpetani langsung berada dalam area pasar dan melibatkan dirinya untuk bertransaksi dengan para konsumen masyarakat luas.

“Kalau petani berfikir bisnis dan jeli, maka akan ada peluang bisnis yang ditangkap dari program stimulan tersebut. Diantaranya untuk mengembangkan pemasaran lebih modern menggunakan marketplace teknologi” jelas dia.

Selanjutnya, Supriyanto menegaskan, apabila kemampuan berwirausaha telah dimiliki, seorang petani akan lebih mudah dalam melihat dan menilai peluang bisnis.

“Bahkan mengambil tindakan yang tepat untuk meraih sukses. Karena itulah, untuk menjadi wirausaha, petani harus kreatif dan inovatif dalam mengembangkan ide dan menemukan peluang serta menerapkan kreativitasitas itu sendiri” ungkapnya. (Ady)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *