Ramadhan Jam Kerja ASN Nyusut

Selama bulan Ramadan ini, waktu pelayanan pemerintah kepada masyarakat akan berkurang, menyusul menyusutnya jam kerja bagi Pegawai Negeri Sipil. Penyusutan jam kerja ini mendasari surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi – PAN-RB – Syafruddin Nomor 394 Tahun 2019 tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadan 1440H. Dalam surat tersebut menyatakan pengurangan jam kerja PNS sebagai upaya efektivitas pelaksanaan kinerja.

Sementara Kabag Humas Pemkab Cilacap – Taryo menjelaskan, bagi instansi pemerintah yang memberlakukan 5 hari kerja, jam kerja pada Senin hingga Kamis ditetapkan mulai pukul 07.30 sampai 14.30. Sedangkan khusus hari Jumat, jam kerja berlaku dari pukul 7 pagi sampai jam 11.30.

Sementara, bagi instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja, jam kerja Senin sampai dengan Kamis, dimulai pukul 07.30 dan berakhir 13.30. Kemudian untuk hari Jumat, jam kerja berlaku sejak pukul 7 pagi sampai 11.30 siang. Sedangkan hari Sabtu dari pukul 07.30 sampai 11.30.

Lebih lanjut, untuk OPD atau unit kerja yang bertugas memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, seperti layanan kendaraan bermotor pada Dishub, pelayanan kependudukan pada Disdukcapil, Satpol PP, Kecamatan, Puskesmas dan Kelurahan maupun Desa, selama bulan puasa tetap memberikan pelayanannya kepada masyarakat pada hari Sabtu mulai jam 8 pagi sampai jam 11 siang.

Terkait perubahan jam kerja tersebut, pihaknya berharap tidak terjadi penurunan kualitas kinerja dari ASN/ terlebih untuk pelayanan masyarakat.

“Ya yang jelas semua asn harus terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hadir tepat waktu, plng juga tepat waktu. Jangan karena berpuasa pelayanannya menurun, semangat kerja menurun. Justru harus sebaliknya pelayanan semakin meningkat karena akan manambah amal ibadah kita di bulan suci Ramadhan,” ujarnya.

Taryo menambahkan, kedisiplinan ASN harus diterapkan. Sebab hal tersebut merupakan contoh untuk masyarakat, selain itu kualitas kinerja ASN adalah indikator penentu suksesnya program pembangunan disuatu daerah, khususnya di Kabupaten Cilacap. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *