Sejumlah Pedagang Kaki Lima Dibawa ke Pengadilan

Lima orang Pedagang Kaki Lima atau PKL yang berjualan di wilayah Kota Cilacap, Kamis siang tadi dibawa ke Pengadilan Negeri  untuk dikenakan sidang tindak pidana ringan atau Tipiring. Mereka terjaring Operasi Penegakan Perda yang digelar Satpol PP dan terbukti melanggar Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang PKL. 

Selain lima orang PKL, dalam waktu bersamaan turut disidangkan enam orang yang terbukti melanggar Perda Nomor 23 Tahun 2006 tentang Ketertiban Kebersihan dan Keindahan atau K3.

Dalam sidang yang dipimpin Hakim Pengadilan Negeri Cilacap – Achmad Budiawan, lima orang PKL akhirnya dikenakan putusan untuk membayar denda antara 150 hingga 200 ribu. Para PKL ini masing-masing  berinisial ST, YE, DM, Wr dan Sk. Putusan hakim ini dijatuhkan karena mereka telah terbukti  melanggar Perda Nomor 5 Tahun 2004 tentang PKL.

Sedangkan untuk enam orang pelanggar Perda K3, Hakim Ketua – Achmad Budiawan, menjatuhkan putusan denda yang bervariasi mulai 50 hingga 300 ribu. Para pelanggar berinisial Yk, SR, Sw, IP, Sk dan St. Selain denda, masing-masing pelanggar juga dikenakan biaya perkara sebesar  5 ribu rupiah.

Kasat Pol PP Yuliaman Sutrisno didampingi kasi opsdal sekaligus Penyidik PPNS satpol PP Rohwanto menyampaikan, penegakan Perda akan terus digencarkan. Kendati dengan denda atau sanksi yang ringan dalam Tipiring, dan seringkali tidak berefek jera, namun tidak menghalangi pihaknya untuk intens menggelar operasi. Sebelumnya Bupati juga menghendaki agar Satpol PPĀ  lebih optimal dalam menegakan Perda bahkan harus ditindaklanjuti proses hukumnya dengan melaksanakan sidang yustisi secara reguler di Pengadilan Negeri. (Ady)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *