SP Online 2020, Generasi Milenial Jadi Sasaran BPS Cilacap

Indonesia untuk pertama kalinya menggelar Sensus Penduduk (SP) secara online pada tahun 2020. Berbeda dari sensus penduduk sebelumnya yang masih menggunakan metode tradisional, SP2020 untuk pertamakalinya diselenggarakan  menggunakan metode kombinasi. Yaitu menggunakan data registrasi kependudukan (E-KTP) yang diperoleh dari Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri.

Dalam hal ini Badan Pusat Stastistik (BPS) Cilacap akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk secara aktif dan mandiri, khususnya dalam melakukan proses pendataan penduduk yang diakses melalui situs resmi  sensus.bps.go.id. Bahkan BPS Cilacap  juga berencana untuk  menjadikan generasi milenial sebagai salah satu sasaran utamanya.

Mayoritas generasi milenial saat ini  sudah terbiasa dengan perangkat teknologi digital maupun berbasis android, olehkarenanya kita jadikan sasaran utama dan diharapkan mampu menjadi ujung tombak  BPS Cilacap dalam mensukseskan program Sensus Penduduk Online 2020. Sehingga nantinya dapat membantu meningkatkan jumlah partisipasi masyarakat dalam program ini,” kata Kabid Sosialisasi BPS Cilacap – Ahmad Purnomo pada Rapat Koordinasi “Kolaborasi Menuju Satu Data Kependudukan” di Fave Hotel Cilacap, Senin (17/2).

Selain menerapkan metode online, BPS Kabupaten Cilacap juga menerapkan sensus dengan metode wawancara yang dilakukan sekitar Juli 2020. Sasarannya yakni penduduk yang belum menginput data pada Sensus Online. Dalam pelaksanaannya, BPS Kabupaten Cilacap menerjunkan sekitar 2600 petugas untuk melakukan pendataan di seluruh Kabupaten Cilacap.

 “Mereka akan dibekali atribut khusus dan surat tugas. Satu petugas nanti akan mengcover sekitar 2 – 3 Satuan Lingkungan Setempat, setingkat RT, di wilayah domisili sesuai dengan kuota. Jadi masyarakat diharapkan tidak perlu takut dan tetap terbuka dalam memberikan datanya kepada petugas,” kata Purnomo

Dalam Rakor ini, materi disampaikan melalui metode paparan dari Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cilacap, serta Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Cilacap. Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji melalui sambutan yang dibacakan Wakil Bupati menyambut baik dan menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya acara ini.

SP2020 adalah jembatan menuju Satu Data Kependudukan Indonesia, yaitu sebuah kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan”, jelasnya.

Selain Mudah diakses, data hasil SP2020 bisa dibagipakaikan antar-instansi pusat dan instansi daerah, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu data Indonesia. Bahkan hasil SP2020 ini akan akan sangat bermanfaat dalam perencanaan di berbagai bidang, tidak hanya bermanfaat untuk perencanaan masa kini namun juga proyeksi sampai 2050.

(guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *