Tanki Pertamina RU IV Cilacap Berkapasitas Setengah Juta Liter Terbakar

CILACAP – Warga Kabupaten Cilacap mendadak dibuat geger lantaran salah satu tanki milik Pertamina RU IV Cilacap terbakar hebat pada Jumat malam.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun tim pemberitaan LPPL Radio Bercahaya FM, kondisi terbakarnya tanki 39 T202 ini terjadi pada saat wilayah kota Cilacap diguyur hujan lebat.

Area Manager Comunication Relation dan CSR Pertamina RU IV Cilacap – Hatim Ilwan kepada media membenarkan, kejadian kebakaran ini diketahui sekitar jam 7 malam disaat kawasan kilang Pertamina RU IV Cilacap diguyur hujan lebat. Kendati demikian, sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran disalah satu tanki milik Pertamina RU IV Cilacap.

Selain itu dalam kesempatannya, pihaknya menegaskan bahwa tanki berkapasitas setengah juta liter ini tidak berisikan bahan bakar minyak (BBM) maupun LPG yang dipasok untuk masyarakat. Sehingga dipastikan pasokan BBM serta LPG untuk masyarakat tetap aman.

“Kami tegaskan yang terbakar hanya satu tanki, dan bukan berisi produk BBM ataupun LPG. Namun isinya Benzene, bahkan setelah dicek terisi hanya sepertiganya,” tegas Hatim.

Terkait penanganan, Hatim mengatakan, sedikitnya ada 50 armada damkar yang dikerahkan. Yakni baik dari Pertamina RU IV Cilacap maupun milik Damkar Cilacap dengan dibantu personel gabungan lainya.

“Sekitar jam 8 malam sudah tertangani dengan baik, dan dipastikan tidak ada kebakaran yang merambat ke tanki lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Satpol PP Cilacap – Yuliaman Sutrisno mengatakan, sejauh ini petugas gabungan masih terus melakukan upaya pendinginan guna tindak lanjut dari proses pemadaman api yang sudah berhasil dilakukan.

“Tadi diantaranya kami sudah melakukan pemadaman bersama, penyemprotan menggunakan cairan foam yang disemprotkan ke titik api atau kebakaran,” kata dia.

Sedangkan untuk pengamanan disekitar area kilang Pertamina RU IV Cilacap, dikatakan sudah dilakukan sterilisasi dan penjagaan ketat oleh petugas kepada masyarakat.

“Penanganan cepat sudah kami lakukan, termasuk sterilisasi wilayah sekitar kilang untuk memudahkan dan mengoptimalkan upaya pemadaman,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *