Tekan Peran Tengkulak Digenjot Lapak Tani

Peningkatan kesejahteraan di wilayah Kabupaten Cilacap semakin digenjot. Salah satunya dengan mendorong para petani Cilacap untuk terjun secara langsung dalam penjualan hasil pertanianya tanpa melalui perantara atau tengkulak. Dalam hal ini Dinas Pertanian kembali memberikan wadah bagi petani melalui gelaran Lapak Petani. Acara yang berlangsung selama dua hari hingga Sabtu besok, kali ini digelar di alun – alun Cilacap.

Sebanyak 34 orang petani dari Kecamatan Wanareja hingga Nusawungu terlibat langsung dengan hasil panen yang dijualnya. Diantaranya holtikultura ada sebanyak 24 macam produk pangan, yaitu beras, produk peternakan meliputi susu kambing, telur ayam dan daging ayam.

Disela kegiatan tersebut Bupati Cilacap – Tatto Suwarto Pamuji berharap, kegiatan Lapak Tani dapat memperpendek rantai distribusi hasil pertanian, meningkatkan aksesibilitas hasil pertanian. Selanjutnya meningkatkan kesejahteraan petani dengan peningkatan margin atau selisih harga jual hasil pertanian di Kabupaten Cilacap. Disisi lain, masyarakat atau konsumen dapat memperoleh produk pertanian dengan harga yang lebih murah dan kualitas yang lebih bagus.

Lebih lanjut, Lapak Tani dinilai menjadi salah satu cara pembuktian untuk Cilacap yang mampu menjadi salah satu pemasok produk pertanian. Bahkan nantinya program lapak tani digadang – gadang mampu menjadi solusi tersendiri untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani melalui pendistribusian produk tani tanpa perantara.

“Jika manajemen hasil pertanian petani Cilacap dikelola dengan baik, maka mampu mengisi pasar Nasional maupun Ekspor,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Supriyanto berharap, pemkab mampu untuk terus bersinergi dengan para petani untuk keberlangsungan lapak tani. Direncanakan, berikutnya petani akan diberi kesempatan untuk memasarkan produknya sendiri langsung ke dinas instansi pemerintahan. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *