Terapkan Protokol Kesehatan, Guru Penggerak Cilacap Ikuti Lokakarya


CILACAP – Setelah pada lokakarya sebelumnya dilaksanakan secara daring, Sabtu (14/11) para Calon Guru Penggerak di Kabupaten Cilacap melaksanakan lokakarya secara luring. Kegiatan yang diikuti oleh 65 peserta itu dihelat di dua tempat, Fave Hotel dan Dafam Hotel Cilacap dengan protokol kesehatan yang ketat.

Dalam lokakarya ini, para peserta melakukan diskusi dan simulasi seputar kompetensi Guru Penggerak dan juga perencanaan pengembangan diri bagi Guru Penggerak yang akan dilaksanakan sebulan ke depan.

Ketua Agen Perubahan Guru Penggerak P4TK Matematika Kemdikbud – Yuliawanto sebagai penanggungjawab kegiatan mengungkapkan, lokakarya luring ini digelar untuk memperkuat materi yang didapat para Calon Guru Penggerak dari aktivitas pembelajaran daring selama sebulan.

“Kita pastikan lokakarya aman karena semua peserta wajib rapid tes dan juga protokol kesehatan selama lokakarya cukup ketat. Satu hotel maksimal 35 peserta, itu juga masih dibagi lagi menjadi masing-masing 3 kelas. Jadi insyaallah aman” jelas Yuliawanto.

Salah satu peserta Calon Guru Penggerak dari SMP PGRI 1 Cilacap Tursini mengungkapkan, kegiatan lokakarya ini sangat bermanfaat baginya.

“Kita semakin memahami peran yang sebenarnya sebagai guru penggerak tidak sebatas pembelajaran, namun ternyata kita juga harus mampu memimpin pembelajaran, memanaj sekolah, juga mengembangkan diri sendiri dan ekosistem sekolah” jelas Tursini.

Peserta lain, Landung Baskoro dari SMPN 4 Cilacap mengungkapkan, dengan lokakarya ini semakin memperjelas apa yang akan dilaksanakan dalam sebulan kedepan untuk melakukan transformasi pendidikan.

“Disini kita berdiskusi secara riil, apa yang nantinya bisa dilakukan di sekolah masing-masing, sehingga progres keberhasilan program ini sangat terukur setiap bulan” ujarnya.

Salah satu Pendamping Guru Penggerak Budi Wahyu Ning Astuti dari KB Aisyiyah 03 Mulyasari Majenang Cilacap mengungkapkan, dirinya optimis para Calon Guru Penggerak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik setelah lokakarya ini.

“Mereka sangat detail dan bersemangat dalam merencanakan program dan menggali potensi diri, sehingga saya yakin mereka pasti bisa melakukan transformasi pendidikan di sekolah masing-masing” pungkas Budi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *