Terdampak Pandemi Covid-19, PMI Cilacap Minim Pasokan Golongan Darah O

Bagian Umum PMI Cilacap – Martoyo dan Sony Krisianto sedang melakukan sejumlah pelayanan donor darah di Hotel Dafam Cilacap, Rabu (12/08/20)

CILACAP – Kendati stok darah di Palang Merah Indonesia atau PMI Cilacap masih aman, namun dengan adanya pandemi virus corona atau Covid-19, dampaknya mulai dirasakan oleh PMI Kabupaten Cilacap. Salah satunya adalah kesulitan mendapatkan pasokan golongan darah O  dari masyarakat Cilacap. Padahal golongan darah sejuta umat ini, dinilai sangat dibutuhkan untuk kebutuhan medis.

Penurunan jumlah dari pendonor darah terjadi karena adanya sejumlah kendala dalam pelayanan  selama pandemi Covid-19. Seperti aksi donor darah yang semakin sepi lantaran adanya aturan untuk menjaga jarak maupun diminta tidak menimbulkan aktivitas kerumunan masa.  Kemudian tidak terkecuali untuk pelayanan jemput bola di setiap titik yang dinilai masih belum optimal.  Demikian disampaikan Bagian Umum PMI Cilacap – Sony Kristianto dalam kegiatan donor darah di Hotel Dafam Cilacap, Rabu pagi, (12/08/20).

Disinggung mengenai ketersedian stok darah, kepada tim pemberitaan Bercahaya FM Cilacap, Sony mengatakan, dimasa pandemi pengurangan stok darah mencapai 60 persen di PMI Cilacap. Namun demikian stok yang ada dinilai masih cukup aman. Yakni dikatakan setiap harinya ada sebanyak 150 hingga 200 kantung atau ampul dari semua jenis golongan darah.

“Sedangkan dalam kurun waktu sebulan terakhir, presentase penggunaan golongan darah O mencapai 45 sampai 50 persen. Dengan kata lain, ada sekitar 700 kantung yang terpakai dari total stok yang dimiliki sekitar 1200 sampai 1500 ampul,” kata Sony.

Kendati stok darah di PMI masih cukup aman hingga tiga bulan kedepan, langkah preventif juga terus dilakukan guna menjaga ketersediaan darah untuk kebutuhan medis di Cilacap. Diantaranya dengan menerapkan himbauan dan mewajibkan kepada setiap keluarga pasien yang membutuhkan darah harus kembali melakukan donor sesuai darah yang dipakai pasien tersebut.

“Kami berharap, kepedulian masyarakat terhadap ketersediaan stok darah di Cilacap kedepannya dapat terus meningkat. Sehingga nantinya tidak menimbulkan kelangkaan stok darah dikemudian hari,” pungkasnya.

(Guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *