Zakat Baznas Untuk Menekan Angka Kemiskinan

Angka kemiskinan Kabupaten Cilacap tahun 2018 dapat diturunkan menjadi 11,25 persen atau berjumlah sekitar 195 ribu penduduk miskin. Angka ini lebih rendah dari target angka kemiskinan Kabupaten Cilacap pada akhir periode RPJMD tahun 2017-2022 yang dipatok pada angka 12,94 persen.

Artinya target angka kemiskinan RPJMD Kabupaten Cilacap Tahun 2017-2022 telah tercapai. Kendati telah mencapai target, upaya menekan angka kemiskinan terus dilakukan oleh sejumlah pihak. Salah satunya Baznas atau Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Cilacap yang memberikan berbagai program bantuan kepada masyarakat dengan kategori miskin atau tidak mampu di seluruh Kecamatan di lingkup Kabupaten Cilacap, melalui program bantuan Cilacap makmur dan Cilacap peduli. Seperti yang dilaksanakan di Kecamatan Cilacap Tengah, Kelurahan Lomanis pada Selasa pagi tadi.

Wakil Ketua Baznas 2 Baznas – Hamidan menjelaskan, program bantuan Cilacap makmur itu difokuskan untuk pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi dan permodalan melalui sarpras usaha. Sedangkan program Cilacap peduli, merupakan bantuan bedah rumah yang diklaim sebagai salah satu cara efektif dalam menekan angka kemiskinan.

Sebanyak 5 warga Kecamatan Cilacap Tengah, mendapatkan bantuan bedah rumah. Salah satunya rumah tidak layak huni atau RTLH milik warga bernama Nanda Widya Dharma, yang tinggal di RT 05 RW 02 Kelurahan Lomanis. Sudah sejak 10 tahun terakhir rumah yang bersangkutan kondisinya tak layak karena tidak pernah tersentuh perbaikan. Sedangkan bantuan sarpras berupa gerobak jualan, disalurkan kepada 2 warga lainya yang berasal dari wilayah lain di Kecamatan Cilacap Tengah.

Lebih lanjut, ditargetkan pada tahun ini program bantuan serupa dapat terealisasikan diseluruh Kecamatan di Kabupaten Cilacap.

“Program ini yang mengajukan dan menyeleksi penerimanya adalah dari Kecamatan, Kami juga mempermudah prosesnya. Selain itu kami menargetkan 5 rumah disetiap Kecamatan dan bantuan sarpras gerobak untuk berjualan sementara ini ditargetkan baru 2 unit untuk setiap Kecamatan,” ujarnya.

Hamidan berharap kegiatan tersebut mampu menggugah sejumlah pihak untuk lebih sadar Zakat. Sehingga dari jumlah zakat yang ditargetkan 5 milyar tahun ini mampu terealisasikan dan perolehannya mampu disalurkan kembali kepada masyarakat miskin atau tidak mampu di Kabupaten Cilacap. (guruh)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *